Penyuluh Agama Rangsang Edukasi Bahaya Pernkahan Dini

  • 01 Feb 2026 22:19 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rangsang Barat yang tergabung dalam Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan pendampingan dan konseling nikah di bawah umur. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya edukasi masyarakat guna menekan angka pernikahan dini di wilayah tersebut.

Pendampingan dan konseling nikah di bawah umur ini dilaksanakan secara langsung oleh M. Khalwani, selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rangsang Barat. Kegiatan dilakukan dengan menyasar remaja serta orang tua yang menghadapi persoalan terkait rencana pernikahan usia dini.

Dalam pelaksanaannya, pendekatan yang digunakan bersifat dialogis, persuasif dan humanis. Penyuluh agama berupaya membangun komunikasi terbuka agar masyarakat memahami dampak dan risiko pernikahan di bawah umur secara menyeluruh.

M. Khalwani, Minggu 1 Februari 2026, menjelaskan fenomena pernikahan dini perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pernikahan di usia yang belum matang dapat berdampak pada kesiapan mental, keberlanjutan pendidikan, serta kesejahteraan keluarga di masa depan.

“Melalui pendampingan dan konseling nikah ini, kami berupaya memberikan pemahaman keagamaan kepada remaja dan orang tua agar lebih bijak dalam mengambil keputusan. Pernikahan dalam Islam harus dilandasi kesiapan lahir dan batin,” ujar Khalwani.

Khalwani menambahkan, peran penyuluh agama tidak hanya sebatas menyampaikan nasihat keagamaan. Penyuluh juga berperan aktif dalam pembinaan pra-nikah serta edukasi preventif untuk mencegah terjadinya pernikahan di bawah umur.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Kecamatan Rangsang Barat semakin meningkat mengenai pentingnya kesiapan menikah. Kegiatan pendampingan dan konseling ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama melalui IPARI dalam membina masyarakat menuju kehidupan keluarga yang harmonis, sejahtera dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” tuturnya. 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....