HAB ke-80 Kemenag, Momentum Penguatan Kerukunan dan Sinergi Kebangsaan di Magetan

  • 31 Jan 2026 18:14 WIB
  •  Madiun

KBRN, Magetan: Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Magetan menjadi momentum refleksi atas peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan dan memperkuat sinergi kebangsaan. Momentum tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel di Alun-alun Magetan, Sabtu (3/1/2026), yang dipimpin oleh Bupati Magetan Nanik Sumantri selaku inspektur upacara.

Apel diikuti jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, aparatur sipil negara (ASN), tokoh lintas agama, serta perwakilan organisasi keagamaan. Tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai Maju” menjadi penegasan komitmen bersama dalam merawat harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam amanat yang dibacakan Bupati Nanik Sumantri, Menteri Agama RI Nazaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama telah menempuh perjalanan panjang selama delapan dekade dan terus beradaptasi menghadapi dinamika serta tantangan zaman.

“Kementerian Agama hadir sebagai bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam merawat kerukunan di tengah kemajemukan Indonesia,” disampaikan dalam sambutan Menteri Agama.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan kekuatan produktif yang mampu mendorong kemajuan bangsa. Perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut menjadi energi kolaboratif demi kepentingan bersama.

Memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama diharapkan semakin mengokohkan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Peran tersebut mencakup peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, penguatan kerukunan berbasis kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta menghadirkan nilai-nilai agama sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Kementerian Agama diharapkan terus menjadi perekat persatuan dan rujukan moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegas Bupati Nanik Sumantri.

Peringatan HAB ke-80 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat toleransi, sinergi, dan persatuan demi Indonesia yang damai dan maju.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....