Festival Perang Air Meranti Resmi Masuk KEN 2026
- 31 Jan 2026 12:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Festival Perang Air atau Cian Cui yang digelar di Kabupaten Kepulauan Meranti resmi tercatat dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Masuknya tradisi tahunan tersebut menempatkan Cian Cui sebagai salah satu event budaya unggulan yang akan mengisi kalender pariwisata nasional.
Festival Perang Air merupakan tradisi masyarakat Tionghoa di Selatpanjang yang rutin digelar untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Dalam pelaksanaannya, ribuan warga dan wisatawan tumpah ruah di jalan-jalan utama kota untuk saling menyiram air, sebuah simbol harapan, kebersamaan, dan keberuntungan di awal tahun.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Tekad Perbatas, menyebut masuknya Festival Perang Air ke dalam KEN menjadi momentum penting untuk pengembangan pariwisata daerah. Ia menegaskan pihaknya akan memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan event tersebut dalam waktu dekat.
“Perang Air di Meranti ini akan segera berlangsung. Kami tentu akan memikirkan langkah-langkah kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti agar event ini bisa terus berkembang,” ujar Tekad Perbatas, Kamis 29 Januari 2026.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus memperluas promosi Festival Perang Air. Dengan pengelolaan yang baik, event ini diyakini mampu menjadi magnet wisata yang lebih kuat.
Tekad juga mengakui kondisi fiskal daerah saat ini cukup menantang. Namun, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan upaya promosi pariwisata, terutama bagi event yang telah memperoleh pengakuan nasional.
“Di tengah keterbatasan anggaran, kami memaksimalkan promosi berbasis digital. Cara ini relatif lebih efisien, tapi dampaknya bisa luas,” katanya.
Ia menambahkan, pemanfaatan media online dan platform digital diharapkan dapat mengenalkan Festival Perang Air tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga ke pasar internasional.
Masuknya Cian Cui ke dalam Karisma Event Nusantara 2026 diharapkan mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, serta memperkuat citra Riau sebagai daerah dengan kekayaan budaya yang beragam.
“Kegiatan yang sudah masuk KEN tentu harus kita jaga keberlanjutannya. Karena ini sudah menjadi bagian dari kalender event nasional,” ungkap Tekad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....