Mengenal Jembatan Manula Dan Asal Usul Penyebutan Namanya
- 31 Jan 2026 09:28 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pesona Jembatan Manula yang yang terdapat di Desa Tebing Rambutan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, menjadi magnet bagi para pelintas jalur lintas barat Sumatera untuk berhenti dan menikmati panorama di sekitar jembatan serta mengabadikannya dengan mengambil foto berlatar jembatan Manula yang indah.
Tak sedikit juga para wisatawan dan masyarakat umum yang sengaja menyempatkan diri mengunjungi jembatan ini. Mereka bukan hanya sekedar mampir.
Zilvi, Salah Seorang Warga Kota Bengkulu contohnya. Dia sengaja berkunjung ke Jembatan ini untuk memenuhi rasa penasaran dan ingin melihat secara langsung keindahan panorama di sekitar jembatan dan ingin secara nyata menginjakan kaki di jembatan ini. “Jujur penasaran sekali ingin menginjakan kaki ke jembatan ini, dan ingin melihat secara nyata. Selama ini lihat poto orang orang berlatar jembatan ini di medsos keren keren. Jadi saya ajak keluarga mengunjungi jembatan ini secara langsung.” Tutur Zilvi
Menurut warga sekitar Desa Tebing Rambutan lokasi jembatan ini, asal muasalnya dinamakan Jembatan Manula ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada salah seorang tokoh yang dimakamkan di sekitar jembatan ini. Yaitu Syekh Aminullah. Namun dialek warga setempat biasa menyebut Aminullah dengan sebutan Manula, sehingga Terbiasa menyebut Nama jembatan ini dengan Sebutan Jembatan Manula.
Dilansir Dari Laman Sekretariat Kabinet RI (2020) Jembatan Manula ini memiliki panjang jembatan 215 meter, lebar jembatan 10,5 meter, bentang jembatan sebanyak 6 bentang, serta konstruksi atas jembatan Beton PCI panjang 35 meter dan konstruksi pondasi memakai tiang pancang baja. Dengan Konstruksi yang gagah dan design yang menarik sehingga jembatan Yang Menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Lampung ini terlihat Indah dan Kokoh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....