Dinkes Aceh Layani Ribuan Warga Terdampak Banjir

  • 31 Jan 2026 08:19 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pemerintah Aceh mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara. Penanganan dilakukan melalui Dinas Kesehatan Aceh bersama Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk menjangkau warga di wilayah terdampak parah. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh sekaligus Ketua HEOC, Ferdiyus, menyebut tim Emergency Medical Team (EMT) Terpadu Batch V telah memberikan pelayanan kesehatan kepada sekitar 1.300 warga selama periode 4 hingga 7 Januari 2026. Berdasarkan laporan lapangan, penyakit yang paling banyak ditemukan pascabanjir meliputi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan diare.

Dikutip dari infopublik.id,Kamis 8 Januari 2026 pelayanan kesehatan dilakukan di sejumlah kecamatan terdampak, di antaranya Baktiya, Tanah Jambo Aye, Langkahan, Seunudon, Lapang, Samudera, Cot Girek, Sawang, hingga Babah Buloh. Selain membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian, tim juga bergerak secara mobile untuk menjangkau desa-desa terpencil yang akses jalannya terputus akibat banjir.

HEOC mencatat pola penyakit relatif seragam di hampir seluruh titik pelayanan. Kondisi lingkungan pascabanjir dinilai berperan besar, terutama akibat buruknya sanitasi, keterbatasan air bersih, serta kerusakan fasilitas jamban dan pengelolaan sampah.

Selain pengobatan, tim EMT juga melakukan pemantauan kualitas air, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, skrining gizi bagi balita dan ibu hamil, pemberian makanan tambahan, serta kegiatan trauma healing bagi anak-anak. Kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia menjadi prioritas utama layanan. Pemerintah Aceh memastikan pemantauan kesehatan masyarakat akan terus dilakukan, seiring upaya pemulihan lingkungan pascabanjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....