BPBD DIY Kembali Catat Dampak Kerusakan Akibat Cuaca Ekstrem
- 29 Jan 2026 20:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat puluhan kejadian pohon tumbang dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda seluruh wilayah DIY pada Kamis, 29 Januari 2026 siang hingga sore. Setidaknya terdapat 34 titik terdampak berdasarkan laporan yang masuk hingga pukul 17.45 WIB.
Berdasarkan data yang masuk Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD DIY, Kabupaten Bantul menjadi wilayah terdampak paling parah. Kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Bantul terjadi di 25 titik yang tersebar di tujuh kapanewon.
Secara rinci, 25 titik ini terdiri dari 16 titik di Kapanewon Banguntapan, tiga titik di Kasihan, dan dua titik di Kretek. Lalu ada masing-masing satu titik di Kapanewon Sedayu, Bantul, Sanden, dan Pleret.
Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan satu titik akses jalan tertutup, empat rumah rusak, satu unit mobil rusak, dan empat sepeda motor juga mengalami kerusakan. Cuaca ekstrem juga berdampak pada kerusakan warung atau tempat usaha, jaringan listrik, dan fasilitas umum di kompleks Masjid Mataram.
Selain Bantul, wilayah lain seperti Sleman dan Yogyakarta juga terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis siang. Di Kabupaten Sleman, sedikitnya empat titik terdampak yang berada di Kapanewon Gamping dan Godean. Dampaknya, terdapat lima titik pohon tumbang, dua titik akses jalan terganggu, dua titik jaringan listrik rusak, satu pagar, satu mobil, dan dua rumah juga dilaporkan rusak.
Selanjutnya di Kota Yogyakarta, peristiwa pohon tumbang terjadi di lima titik di Kemantren Kotagede. Akibat kejadian ini, satu titik jaringan listrik mengalami kerusakan dan satu rumah warga juga rusak.
Sementara di Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul, hingga Kamis petang dilaporkan nihil kejadian. Kendati demikian, BPBD DIY mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada bulan Januari hingga Februari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....