Kiat orangtua: Atasi Kantuk Anak Saat Belajar
- 29 Jan 2026 16:42 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan -Mengantuk saat jam pelajaran adalah "musuh bebuyutan" hampir semua siswa. Fenomena kepala yang mulai terasa berat di atas meja bukan sekadar rasa malas, melainkan sinyal biologis bahwa ada sesuatu yang tidak sinkron dalam rutinitas anak.
Sebagai orang tua, memahami cara mengatasi kantuk ini sangat krusial agar performa akademik anak tetap terjaga.
Dirangkum dari beberapa artikel berikut adalah panduan lengkap mengatasi kantuk pada anak saat belajar:
1. Benahi Akar Masalah: Kualitas Tidur Malam
Penyebab utama kantuk di sekolah biasanya terjadi sebelum anak bahkan menginjakkan kaki di kelas.
> Jadwal Tetap: Pastikan anak memiliki jam tidur dan bangun yang sama setiap hari, bahkan saat akhir pekan. Tubuh manusia menyukai ritme yang teratur.
> Durasi yang Cukup: Anak usia sekolah (6-13 tahun) membutuhkan sekitar 9–11 jam tidur, sementara remaja (14-17 tahun) butuh sekitar 8–10 jam.
> Digital Detox: Matikan gawai (HP, tablet, TV) setidaknya 1 jam sebelum tidur. Cahaya biru (blue light) dari layar menghambat produksi hormon melatonin yang memicu rasa kantuk.
2. Strategi Nutrisi dan Hidrasi
Apa yang masuk ke perut anak sangat memengaruhi tingkat energi mereka di kelas.
> Sarapan Rendah Gula: Hindari sereal yang terlalu manis atau roti putih berlebihan. Lonjakan gula darah yang cepat akan diikuti oleh penurunan drastis (sugar crash) yang membuat anak lemas pada pukul 10 pagi. Pilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau telur.
> Hidrasi adalah Kunci: Dehidrasi ringan adalah penyebab umum kelelahan otak. Pastikan anak membawa botol minum dan membiasakan diri minum air putih secara berkala.
> Porsi Makan Siang: Jangan biarkan anak makan terlalu kenyang saat istirahat. Proses pencernaan yang berat akan menarik aliran darah ke perut, sehingga otak kekurangan oksigen dan memicu kantuk (postprandial somnolence).
Jika anak sudah tidur cukup namun tetap sering mengantuk secara berlebihan (excessive daytime sleepiness), ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengecek kemungkinan adanya anemia atau gangguan tidur seperti sleep apnea
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....