Pemkab Inhil Ikuti Haul Tuan Guru Sapat ke-89
- 28 Jan 2026 20:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Tembilahan - Jejak pengabdian, keilmuan, dan kesalehan Syekh Abdurrahman Siddiq bin Muhammad Afif Al Banjari menjadikan haul beliau sebagai momentum yang selalu dinantikan masyarakat. Pada bulan Sya’ban 1447 Hijriah, puncak Haul ke-89 Tuan Guru Sapat digelar pada Rabu, 28 Januari 2026 pagi di Kampung Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) turut hadir dalam kegiatan tersebut. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Inhil, Muammar Ghaddafi, mengikuti rangkaian haul sekaligus menyampaikan sambutan Bupati Indragiri Hilir, Herman. Kegiatan ini dihadiri ribuan peziarah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.
Para peziarah hadir untuk mengirimkan doa serta mengenang perjuangan Syekh Abdurrahman Siddiq yang dikenal sebagai ulama besar dan tokoh berpengaruh dalam perkembangan dakwah serta kemajuan daerah Indragiri Hilir. Keteladanan beliau dinilai masih relevan dan terus menginspirasi hingga saat ini.
| Baca juga: Pemkab Inhil Terima Kunjungan Wakapolda Riau |
“Kehadiran kita di sini merupakan bukti cinta dan takzim kepada seorang guru yang telah mewariskan ilmu dan amal. Syaikhona Abdurrahman Siddiq adalah sosok istimewa yang membangun fondasi spiritual masyarakat, sehingga beliau dipercaya menjadi Mufti Kerajaan Indragiri berkat kecerdasan, kebijaksanaan, dan akhlak mulia yang dimilikinya,” ujar Muammar Ghaddafi membacakan sambutan Bupati.
Ia juga menyampaikan dakwah Tuan Guru Sapat tidak hanya dilakukan melalui lisan, tetapi juga lewat karya tulis yang hingga kini masih dikaji.
“Banyak cendekiawan dan akademisi yang mengkaji warisan literasi beliau, seperti Syair Ibarat Khabar Kiamat, Kitab Risalah Amal Ma’rifah, serta karya-karya lainnya yang sarat nilai keilmuan,” ungkapnya.
Muammar Ghaddafi mengajak seluruh jemaah menjadikan haul ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meneladani akhlak Tuan Guru Sapat.
“Mari kita teladani keikhlasan, kesederhanaan, serta kecintaan beliau terhadap ilmu pengetahuan, agar nilai-nilai kebaikan itu dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Rangkaian Haul ke-89 Tuan Guru Sapat semakin khidmat dengan tausiah yang disampaikan oleh Tuan Guru Muhammad Syafi’i Aslam, Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus Khodimul Majelis Syifa’ul Qulub Kalimantan Tengah. Panitia juga menyediakan rest area serta posko makanan gratis untuk para peziarah yang hadir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....