Strategi DLH Kaur Optimalkan Capaian Retribusi Sampah
- 26 Jan 2026 17:22 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah bekerja ekstra untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi sampah. Senin, (26/01/26).
Langkah ini diambil guna memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui penguatan layanan kebersihan di seluruh wilayah. Optimalisasi ini menjadi fokus utama setelah evaluasi menunjukkan bahwa realisasi pendapatan dalam beberapa tahun terakhir masih jauh dari harapan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, realisasi retribusi sampah hanya menyentuh angka Rp4 juta dari target Rp20 juta karena tim lapangan baru aktif di pertengahan tahun.
"Optimalisasi ini menjadi prioritas mengingat realisasi pendapatan dalam beberapa tahun terakhir belum mampu memenuhi target yang ditetapkan," ungkap Kepala DLH Kaur, Junaidi.
Kondisi serupa juga terjadi pada periode 2023 dan 2024, di mana capaian PAD secara konsisten berada di bawah angka 50 persen dari target tahunan. Junaidi menjelaskan bahwa kendala utama selain teknis lapangan adalah terbatasnya cakupan wilayah pemungutan retribusi yang selama ini masih terpusat di kawasan Kota Bintuhan.
Sementara itu, pengelolaan sampah di berbagai kecamatan lain masih dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat. Hal inilah yang menyebabkan potensi pendapatan daerah dari sektor kebersihan belum bisa digali secara maksimal di seluruh penjuru Kabupaten Kaur.
Meski dihadapkan pada tantangan anggaran, DLH Kaur tetap optimis target PAD akan tercapai melalui penagihan yang lebih awal dan terencana. Pendistribusian kontainer sampah baru diharapkan dapat memicu kesadaran warga untuk lebih tertib dalam membayar retribusi layanan kebersihan. Junaidi mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas tersebut demi mewujudkan lingkungan Kabupaten Kaur yang lebih bersih, sehat, dan tertata secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....