Kapolres Ogan Ilir Tekankan Pelayanan Humanis Satres PPA

  • 26 Jan 2026 14:38 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan sekadar urusan penegakan hukum formal, melainkan soal empati dan sisi kemanusiaan. Hal inilah yang ditekankan Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, saat melantik Iptu Try Nensy Nirmalasary sebagai Kasat Res PPA dan PPO di Gedung Panaluan Mako Polres Ogan Ilir, Senin, 26 Januari 2026.

Jabatan Kasat Res PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) serta PPO kini menjadi sorotan utama dalam struktur Polres Ogan Ilir. Kapolres mengingatkan bahwa kelompok yang ditangani oleh satuan ini adalah mereka yang sangat rentan, sehingga cara berkomunikasi dan penanganan perkara harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda.

Dalam arahannya, Kapolres meminta agar pejabat baru tidak hanya terpaku pada prosedur teknis, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai keadilan yang menyentuh perasaan masyarakat.

"Jabatan ini memiliki tanggung jawab besar, terutama dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Saya harap pejabat yang baru dilantik dapat menjunjung tinggi hak asasi manusia, bersikap profesional, dan memberikan pelayanan yang humanis," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap Try Nensy mampu membawa suasana baru di lingkungan Polres Ogan Ilir. Ia ingin setiap laporan yang masuk dari kelompok rentan ditanggapi dengan cepat, ramah, dan solutif. Profesionalisme Polri, menurutnya, diuji dari seberapa besar masyarakat merasa terlindungi saat berurusan dengan penyidik.

“Tugas kita adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh integritas dan dedikasi. Keberhasilan kita dalam memberikan rasa keadilan sangat bergantung pada kemampuan kita untuk berinovasi dan bekerja secara profesional,” tambahnya.

Pelantikan yang merupakan bagian dari rotasi jabatan Polda Sumsel ini diharapkan menjadi momentum bagi Polres Ogan Ilir untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan pendekatan humanis, polisi diharapkan tidak lagi menjadi sosok yang menakutkan bagi korban kekerasan, melainkan menjadi pelindung yang memberikan rasa aman dan kepercayaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....