Ganjar Pranowo Turun Reresik Code, Ingatkan Pentingnya Alam

  • 25 Jan 2026 15:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Langkah penting mewujudkan kelestarian lingkungan, khususnya sungai sebagai sumber utama kehidupan manusia dan makhluk lainnya dimulai bisa dari diri sendiri, salah satunya tidak membuang sampah secara sembarangan bahkan ke sungai. Semangat ini akan terus ditularkan agar terwujud lingkungan yang bersih dan sehat.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo, Ketua DPP PDI Perjuangan saat turun bersama membersihkan kali/sungai Code, Minggu, 25 Januari 2026. Ia mengapresiasi langkah reresik Kali Code yang dilakukan secara rutin oleh DPC PDI Perjuangan Yogyakarta beserta keluarga besar Banteng Jogja.

"Saya senang dan mengapresiasi kerja bersama, gotong royong bersihkan Kali Code agar bebas sampah. Kita harus terus lakukan edukasi ke masyarakat agar tak sembarangan buang sampah, agar ekosistem sungai lestari," katanya.

Problem sampah di bantaran Kali Code, ke depan harus dituntaskan dan butuh kebersamaan gerak baik eksekutif, legislatif maupun partai politik. Melalui langkah edukasi terus menerus,

Ganjar Pranowo yakin, bisa tumbuh kesadaran bersama jaga bantaran sungai lebih terawat dan ekosistem daerah aliran sungai lestari.

"Ngene iki lho bot bote ngresik Kali Code, tapi ora oleh leren (Begini lho beratnya bersihkan sungai, tak boleh berhenti karena kelelahan). Masyarakat harus diingatkan pentingnya kelola sampah sejak dari rumah, dari sumbernya, jadi bisa membuat lingkungan asri," ucapnya.

Ganjar Pranowo, yang hadir didampingi pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan Yogyakarta mengaku senang, karena tidak hanya PDI Perjuangan yang bekerja. Ia juga mengajak seluruh masyarakat, pemerintah, dan swasta bergandengan tangan mewujudkan Yogyakarta bersih.

"Semua dilibatkan, ada pejabatnya pemkot Yogyakarta mas Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Harmawan dan pengurus partai. Di sini bisa dibuat prakondisi buat agenda nasional. Kongres Sampah kelak jelas butuh kerja bersama," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Ganjar Pranowo juga berdiskusi dan dengan seksama menyimak serta mendengarkan masukan dan aspirasi dari Ulu Ulu dan Transporter yang turut berpartisipasi membersihkan Kali Code hari ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Eko Suwanto menyampaikan, bahwa dalam kegiatan reresik Kali Code bersama ini, juga dilakukan pemetaan potensi bencana dan langkah mitigasi yang diperlukan. Menurut alumni MEP UGM ini, dengan kegiatan bersama ada harapan tumbuh kesadaran masyarakat dalam peduli dan partisipasinya kelola sampah, tidak buang sampah sembarangan sekalian jalankan pemetaan resiko bencana.

"Kita dukung Wali Kota dan Wakil Wali Kota segera normalisasi sungai di Kota Yogyakarta. Dalam waktu dekat Komisi A DPRD DIY juga akan mengundang BPBD serta dinas terkait untuk mitigasi bencana di daerah aliean sungai, sekaligus memastikan kerja keras bersama guna wujudkan sungai yang bersih dan asri, " ucap dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengapresiasi gerakan bersama PDI Perjuangan yang diharapkan bisa memberi contoh masyarakat dalam mengelola sampah. Ia juga mengajak seluruh warga di Kota Yogyakarta untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk dengan kondisi sungai agar tetap bersih.

"Peran serta masyarakat penting, turut jaga kebersihan sungai, pemkot Yogyakarta sudah beri trash barrier di penggal Sungai Code tapi tak ada artinya kalau tidak diikuti partisipasi masyarakat. Apresiasi kita atas kerja PDI Perjuangan seperti yang dikerjakan reresik sungai merawat ekosistem bantaran Code," ujarnya.

Wawan juga mengingatkan, tentang pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X yaitu Memayu Hayuning Bawono, kehidupan yang selaras antara manusia dan lingkungan salah satunya dengan menjaga lingkungan agar lestari. Langkah kecil dengan peduli dan tidak membuang sampah ke sungai dan mengelola sampahnya secara bijak, sangat berarti bagi keberlangsungan alam dan ekosistem di dalamnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....