Jawa Barat Darurat Motor dan Mobilitas Perkotaan
- 25 Jan 2026 05:34 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Lonjakan kepemilikan sepeda motor di Jawa Barat pada 2024 menunjukkan tren yang kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis melalui visualisasi goodstats.id, total jumlah sepeda motor di Jawa Barat mencapai sekitar 14,1 juta unit, menjadikannya salah satu provinsi dengan kepemilikan kendaraan roda dua tertinggi di Indonesia.
Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah motor terbanyak, yakni sekitar 1.513.233 unit. Angka ini menempatkan Bogor di posisi puncak dibanding kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Dominasi ini menunjukkan tingginya aktivitas mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah penyangga Jakarta yang sangat bergantung pada kendaraan pribadi.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Bekasi mencatat sekitar 1.268.448 unit motor, disusul Kota Bekasi dengan 1.145.967 unit. Data ini memperlihatkan bahwa kawasan industri dan permukiman padat penduduk menjadi kontributor besar terhadap pertumbuhan kendaraan roda dua, seiring kebutuhan mobilitas kerja dan aktivitas harian.
Wilayah lain seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Depok, Karawang, Cirebon, Bandung Barat, hingga Sukabumi juga menunjukkan angka kepemilikan yang tinggi. Rata-rata setiap daerah tersebut memiliki ratusan ribu unit motor, menandakan bahwa sepeda motor masih menjadi moda transportasi paling realistis bagi masyarakat perkotaan maupun pinggiran kota.
Fenomena ini tidak lepas dari faktor keterbatasan transportasi publik yang belum sepenuhnya merata dan terintegrasi. Banyak warga memilih sepeda motor karena lebih murah, fleksibel, dan mampu menembus kemacetan, terutama bagi pekerja komuter yang harus berpindah wilayah setiap hari.
Namun, tingginya jumlah motor juga membawa dampak serius. Kemacetan, polusi udara, serta peningkatan emisi karbon menjadi konsekuensi yang sulit dihindari jika pertumbuhan kendaraan tidak diimbangi dengan kebijakan transportasi berkelanjutan dan pengembangan angkutan massal yang memadai.
Jika tren ini terus berlanjut, Jawa Barat berpotensi menghadapi krisis mobilitas dalam beberapa tahun ke depan. Tanpa perbaikan sistem transportasi publik dan perubahan pola mobilitas masyarakat, sepeda motor bukan hanya menjadi solusi cepat, tetapi juga sumber persoalan jangka panjang bagi kualitas hidup perkotaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....