Pencarian Enam ABK KM Bintang Laut Terkendala Cuaca

  • 23 Jan 2026 16:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jayapura - Pencarian terhadap enam anak buah kapal (ABK) KM Bintang Laut yang tenggelam di perairan sekitar perbatasan RI–Papua Nugini masih terus dilakukan. Namun, upaya pencarian tersebut terkendala cuaca buruk.

Kepala Kantor SAR Merauke, Rudi, mengatakan hingga Jumat 23 Januari 2026, enam ABK masih dinyatakan hilang. Sebelumnya, kapal penangkap cumi itu tenggelam pada Selasa (20/1/2026).

“Saat ini tercatat enam ABK KM Bintang Laut yang masih dinyatakan hilang. Dan masih dilakukan pencarian,” kata Rudi, Jumat 23 Januari 2026.

Enam ABK yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Muhammad Rifai, Syahrul Ramdani, Lukman Hidayat, Sabriansyah, Tri Pandu Novianto, dan Dede Insan Permana. Rudi menjelaskan, KM Bintang Laut tenggelam setelah diterjang ombak besar saat berada di perairan sekitar perbatasan RI–PNG.

Kapal tersebut membawa total 19 ABK dan sebanyak 13 ABK berhasil diselamatkan oleh kapal ikan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Namun, satu orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

ABK yang selamat yakni Setiawan, Apan Supandi, Asep Purnama Sidik, Ujang Ramdani, Sawon, Abdullah, Heriawan, Supriyono, Dedi Sukanto, Ahmad Idwar Juarsi, Achmad Dicki Dermawan, dan Rudiono. Sementara ABK yang meninggal dunia adalah Asep Roslana.

“Saat ini para ABK yang selamat sudah berada di Merauke dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kumbe,” ujar Rudi. Untuk pencarian korban yang masih hilang, tim SAR gabungan telah dikerahkan.

Tim tersebut terdiri atas Kantor SAR Merauke, Kodaeral XI, Polair Polres Merauke, Kementerian KKP Merauke, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke. Pencarian akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....