Inilah Strategi Pemkab Aceh Utara Percepat Perbaikan Infrastruktur

  • 20 Jan 2026 11:33 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Tengku Mutasi Ramli, selaku Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah melakukan pendataan komprehensif terhadap seluruh infrastruktur yang rusak akibat bencana. Ia menegaskan bahwa prioritas utama diberikan pada akses jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian warga. Proses ini memerlukan koordinasi lintas sektor agar alokasi anggaran tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat kerusakan di lapangan.

Dalam penjelasannya, beliau menyampaikan bahwa kendala utama seringkali terletak pada keterbatasan anggaran daerah yang harus dibagi dengan kebutuhan mendesak lainnya. Namun, Pemkab Aceh Utara terus berupaya menjemput bola dengan mengajukan bantuan dana stimulan ke pemerintah pusat dan provinsi. Langkah ini diambil agar pemulihan infrastruktur tidak hanya bergantung pada APBK yang jumlahnya sangat terbatas untuk menangani dampak bencana besar.

Beliau juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan proses perbaikan kepada masyarakat luas. Masyarakat diminta untuk memahami bahwa prosedur birokrasi dan teknis pelelangan memerlukan waktu agar hasil pekerjaan berkualitas dan tahan lama. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan informasi berkala mengenai progres pembangunan di titik-titik yang telah dipetakan sebagai zona merah kerusakan infrastruktur.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Tengku Mutasi Ramli dalam program acara bincang Pagi yang disiarkan melalui Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Selasa, 20 Januari 2026. Diskusi interaktif tersebut berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, membahas secara mendalam mengenai langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons keluhan warga terkait fasilitas publik.

Sebagai penutup, Tengku Mutasi Ramli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kinerja pemerintah dengan menjaga infrastruktur yang masih ada. Ia memastikan bahwa Pemkab Aceh Utara tidak tinggal diam dan terus bekerja keras untuk memastikan mobilitas warga kembali normal. Sinergi antara pemerintah dan warga dianggap sebagai kunci utama dalam mempercepat masa transisi pasca bencana ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....