Lima Desa Patia Alami Dampak Banjir Terparah
- 20 Jan 2026 10:44 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Banjir yang melanda Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, memberikan dampak signifikan bagi sejumlah wilayah. Sedikitnya lima desa tercatat sebagai daerah dengan dampak paling parah akibat luapan air sungai yang terjadi beberapa hari lalu.
Camat Patia, Supratman, mengungkapkan bahwa desa-desa terdampak tersebut meliputi Desa Idaman, Ciawi, Surianeun, Rahayu, dan Cimoyan. Desa Idaman menjadi wilayah yang mengalami kondisi paling berat dibandingkan desa lainnya. “Yang paling parah itu Desa Idaman, disusul Desa Ciawi, Surianeun, Rahayu, dan Cimoyan,” katanya dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa 20 Januari 2026.
Ia menjelaskan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai-sungai besar meluap. Kecamatan Patia berada di wilayah dataran rendah yang menjadi muara aliran air dari sejumlah daerah lain, sehingga rawan tergenang ketika debit air meningkat.
Meski banjir telah surut, pemerintah kecamatan tetap melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi wilayah. Aparat desa diminta terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Supratman menambahkan, sebagian warga terdampak sempat mengungsi, namun mayoritas memilih bertahan di rumah masing-masing. Saat ini, seluruh pengungsian telah ditutup dan warga telah kembali menjalani aktivitas normal.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan telah melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah daerah agar penanganan pascabanjir dapat segera dilakukan. “Alhamdulillah sekarang masyarakat sudah kembali beraktivitas normal dan tidak ada lagi yang mengungsi,” ujarnya.
Ke depan, pemerintah kecamatan berharap adanya langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir, mengingat wilayah Patia kerap terdampak banjir tahunan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....