Pemkab Sintang Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Selama Idulfitri 1447 H

  • 20 Mar 2026 07:39 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan memastikan kestabilan harga serta ketersediaan bahan pokok penting di Kabupaten Sintang selama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sintang, Subendi mengatakan pihaknya telah secara rutin melakukan pemantauan langsung di sejumlah pasar, khususnya di Pasar Masuka yang menjadi salah satu pasar acuan inflasi di Kabupaten Sintang.

“Kita rutin melakukan pemantauan langsung di lapangan, khususnya di pasar inflasi kita di Pasar Masuka. Kita rutin mengecek harga, karena di Sintang ini inflasinya tertinggi di Kalimantan Barat,” kata Subendi, Jumat, 20 Maret 2026.

Menurutnya, harga sejumlah bahan pokok penting di Kabupaten Sintang memang mengalami kenaikan, namun masih dalam batas yang relatif terkendali. Selain melakukan pemantauan di pasar, Pemerintah Kabupaten Sintang juga telah menggelar rapat bersama para agen dan distributor bahan pokok untuk memastikan ketersediaan stok di daerah tersebut.

“Sebelumnya kita juga sudah melakukan rapat dengan semua agen sembako, mulai dari agen daging, daging beku, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, beras, telur hingga ayam pedaging. Semua agen kita undang dalam rangka mengecek ketersediaan stok bahan pokok penting di Sintang,” ujarnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, secara umum ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sintang masih mencukupi dan stok dinyatakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Hari Raya Idulfitri.

“Kita terus memastikan bahwa bahan pokok penting ini tersedia di Kabupaten Sintang. Dari hasil rapat itu juga secara umum komoditas kita tersedia dan stoknya aman. Mungkin ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan menjelang Idulfitri karena pasokannya sedikit terganggu,” ucap Subendi.

Ia menambahkan, saat ini komoditas seperti beras masih relatif terkendali, namun beberapa komoditas lain seperti daging ayam ras, daging beku, dan daging segar mengalami kenaikan seiring meningkatnya konsumsi masyarakat.

“Kita yang jelas sekarang ada kenaikan antara range Rp1.000 sampai Rp2.000 ya, beras masih terkendali ya. Di daging ayam ras, daging beku dan daging segar itu bisa kita pastikan naik untuk konsumsi masyarakat,” katanya.

Subendi juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam berbelanja dan menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan agar kestabilan pasokan bahan pokok di pasaran tetap terjaga. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....