Lautan Jemaah Padati Mekkah di 28 Ramadan
- 18 Mar 2026 23:58 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Suasana di Masjidil Haram pada malam ke-28 Ramadan tampak begitu padat oleh lautan jemaah dari berbagai penjuru dunia. Momentum sepuluh malam terakhir Ramadan dimanfaatkan umat muslim untuk meningkatkan ibadah, khususnya dalam mengejar keutamaan malam Lailatul Qadar yang diyakini sebagian terjadi pada malam-malam ganjil, termasuk malam ke-28.
Salah satu jemaah umroh asal Bangka Belitung, Arinda Unigraha, menggambarkan kondisi di Masjidil Haram yang dipenuhi jemaah tanpa celah melalui pesan singkat . Ia menyebutkan bahwa kepadatan terjadi di seluruh area, mulai dari lantai satu hingga lantai empat, bahkan hingga ke pelataran dan ruas jalan yang masih termasuk kawasan Tanah Haram.
“Terpantau tidak ada tempat kosong di dalam Masjidil Haram, dari lantai satu sampai lantai empat, hingga pelataran dan jalan-jalan sekitar juga penuh jemaah,” ungkap Arinda saat berbagi pengalaman kepada RRI. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat muslim untuk beribadah di penghujung Ramadan.
Menurut Arinda, tidak hanya jemaah umroh, umat muslim dari berbagai negara juga memadati kawasan tersebut untuk melaksanakan ibadah seperti salat, itikaf, hingga memperbanyak doa. Ia juga mengaku banyak bertemu dengan jemaah asal Indonesia yang memiliki tujuan serupa, yakni meraih keutamaan Lailatul Qadar.
Selain itu, ia menambahkan bahwa arus penerbangan dari dan menuju Arab Saudi terpantau lancar. Hal ini ditandai dengan terus berdatangannya jemaah baru yang ingin merasakan ibadah di Masjidil Haram pada fase akhir Ramadan yang penuh keutamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Arinda juga membagikan tips bagi masyarakat yang berencana menjalankan ibadah umroh di bulan Ramadan. Ia mengingatkan bahwa kondisi umroh saat Ramadan jauh berbeda dibandingkan bulan lainnya, terutama dari sisi kepadatan dan tantangan fisik.
“Persiapan fisik dan mental sangat penting, karena kita akan menghadapi jutaan jemaah, berdesak-desakan, dan harus siap dengan kondisi yang menguras tenaga,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar ibadah dapat berjalan lancar.
Sementara itu, seorang pendengar RRI dari Sungailiat, Hendra, mengaku terharu mendengar suasana Mekkah di malam ke-28 Ramadan. Ia berharap suatu saat dapat merasakan langsung pengalaman spiritual tersebut bersama keluarga.
Menutup laporan, suasana padat di Masjidil Haram menjadi gambaran kuat betapa besar kerinduan umat muslim untuk meraih keberkahan di bulan suci. Momentum ini tidak hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga ujian kesabaran, ketahanan fisik, serta keikhlasan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....