Iktikaf Menjadi Ruang Memurnikan Tauhid di Bulan Ramadan

  • 16 Mar 2026 22:34 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Iktikaf merupakan amalan ibadah yang dilakukan umat Islam di malam-malam terakhir bulan Ramadan. Dalam praktiknya, umat Islam berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah dengan tujuan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ustazah Mujibah saat mengisi program Mutiara Ramadan di Pro 1 RRI Palangka Raya mengatakan, untuk membantu fokus dalam beribadah para muslim perlu memahami makna iktikaf secara mendalam. Menurutnya, iktikaf berarti meninggalkan semua hal yang tidak penting, hanya menyisakan waktu dan ruang untuk beribadah kepada Allah.

"Saat kaki melangkah masuk ke masjid untuk iktikaf sejatinya, kita sedang memasuki zona larangan dimana segala sesuatu selain Allah diminta menyingkir," katanya.

Ustazah Mujibah menambahkan, melalui iktikaf para muslim perlu memahami makna yang lebih dalam dari ibadah tersebut. Ia menjelaskan, dengan menyendiri dan meluangkan waktu untuk beribadah kepada Allah, kedekatan antara hamba dan Tuhan dapat terjalin lebih kuat.

"Iktikaf adalah sekolah tauhid intensif, ia menggambarkan Tuhan kita tidak butuh riuh tepuk tangan atau puja puji publik yang seremonial. Dia justru dekat ketika hambanya menyendiri dan berbisik pelan," katanya.

Melalui pemahaman tersebut, itikaf tidak hanya dipandang sebagai aktivitas berdiam di masjid semata, tetapi juga proses memurnikan tauhid dan menata kembali hati. Dalam suasana yang tenang, seorang muslim diajak memperbanyak zikir, doa, serta merenungi hubungan spiritualnya dengan Allah.

Karena itu, malam-malam terakhir Ramadan menjadi momentum penting untuk memperdalam keimanan melalui itikaf. Dengan memanfaatkan waktu tersebut secara maksimal, umat Islam diharapkan mampu memperkuat kedekatan dengan Allah serta membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....