Iktikaf Jadi Ruang Melepaskan Diri Dari Tuntutan Sosial

  • 16 Mar 2026 22:17 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Upaya ini dilakukan agar bisa mendapatkan kemuliaan malam lailatulkadar yang diyakini jatuh pada malam-malam ganjil di penghujung Ramadan.

Salah satu ibadah yang dianjurkan pada waktu tersebut adalah iktikaf. Ustazah Mujibah saat mengisi program Mutiara Ramadan di Pro 1 RRI Palangka Raya mengatakan, iktikaf bukan sekadar berdiam diri dan beribadah di masjid, tetapi juga menjadi sarana melepaskan diri dari hiruk pikuk kehidupan dunia untuk membangun kembali relasi dengan diri sendiri.

"Tuntutan peran ini menuntut kita untuk terus berinteraksi merespon dan menyesuaikan diri dengan ekspektasi sosial, akibatnya seringkali kita kehilangan kontak dengan diri sendiri. Iktikaf hadir sebagai ruang dimana seseorang untuk sementara waktu dibebaskan dari tuntutan peran-peran tersebut," katanya.

Ustazah Mujibah menambahkan, saat menjalankan iktikaf semua umat Islam memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah. Tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah karena setiap orang hadir sebagai hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Di dalam masjid seorang direktur perusahaan yang duduk berdampingan dengan sopir seorang profesor bersimpuh dengan seorang pedagang untuk beberapa hari. Maka jabatan-jabatan tersebut lepas semua hanyalah sebagai seorang hamba yang ingin mendekatkan diri kepada Allah," katanya.

Melalui iktikaf, umat Islam diajak untuk sejenak melepaskan berbagai identitas sosial yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, seseorang dapat kembali menemukan ketenangan batin sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah.

Ibadah ini juga menjadi momentum refleksi diri agar manusia lebih sadar akan tujuan hidupnya. Dengan hati yang lebih tenang dan jiwa yang lebih dekat kepada Tuhan, diharapkan umat Islam dapat kembali menjalani kehidupan sosial dengan lebih bijak setelah Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....