Taubat Tidak Cukup denga Kata, tapi Upaya Memperbaiki Diri

  • 16 Mar 2026 11:23 WIB
  •  Banda Aceh

RRI. CO. ID, Banda Aceh - Dalam bulan Ramadan, Tgk. Muhammad Ridha MPU Kota Banda Aceh, mengajak jamaah memaknai taubat bukan sekadar kata, melainkan gerak nyata memperbaiki diri, hal tersebut disampaikan saat diwawancara RRI, Kamis (12/03/2026)

Menurut Tgk. Ridha, maghfirah (ampunan) di bulan ini terbuka lebar, tapi butuh tiga langkah: sadar keliru, berhenti seketika, dan ganti dengan kebiasaan baik. Ia mencontohkan hal sederhana—mengurangi ghibah di grup WA, mengembalikan hak tetangga, serta meluangkan waktu belajar agama 10 menit tiap malam selepas tarawih.

“Taubah bukan drama setahun sekali. Ia latihan harian—kalau jatuh, bangun lagi, minta ampun, lalu jalan terus,” ujarnya di hadapan warga Gampong Ateuk, Jumat malam. Ia juga mengingatkan agar taubat tak berhenti di ritual; harus terasa di rumah dan pasar: lebih jujur menimbang, lebih lembut bicara, " ucapnya

Tgk. Ridha, menghimbau bulan Ramadan adalah bulan maghfirah—ampunan Allah terbuka seluas-luasnya. Mari kita jadikan momentum ini untuk benar-benar bertaubat: bukan hanya mengucap, tapi mengubah perilaku. Mari isi sisa Ramadan dengan taubat yang hidup: menyesal, berhenti, memperbaiki. Semoga Allah mengangkat dosa, menumbuhkan hidayah, dan menyatukan hati kita, tutupnya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....