MTs Aqidatunnajin Daik Tuntaskan Enam Khatam Al-Qur’an Ramadan

  • 14 Mar 2026 14:14 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Suasana Ramadan di MTs Aqidatunnajin Daik tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, madrasah tersebut berhasil menuntaskan khatam Al-Qur’an sebanyak enam kali selama bulan suci Ramadan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menumbuhkan kecintaan siswa dan guru terhadap Al-Qur’an. Kegiatan khatam dilaksanakan di lingkungan madrasah dan dipimpin Koordinator Al-Qur’an MTs Aqidatunnajin, Johan.

Dari enam kali khatam yang dicapai, lima di antaranya dilakukan bersama para siswa dalam rangkaian kegiatan pesantren Ramadan. Sementara satu kali khatam lainnya dilaksanakan oleh majelis guru melalui tadarus yang berlangsung sepanjang bulan Ramadan.

Program tersebut bermula dari usulan Ketua Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga yang kemudian dijembatani pihak madrasah. Pelaksanaannya dikoordinasikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Diki Ferdian, bersama koordinator Al-Qur’an dan para guru.

Diki mengatakan gagasan tersebut terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat masih menjadi pelajar. Ia menilai kegiatan khatam Al-Qur’an bersama dapat menjadi target ibadah sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan madrasah.

“Program seperti ini pernah saya ikuti ketika masih sekolah. Saya berpikir akan baik jika siswa dan guru memiliki target membaca Al-Qur’an hingga khatam sehingga selain menjadi target ibadah juga ada momen kebersamaan setelah berhasil menuntaskannya,” kata Diki, Jumat 13 Maret 2026.

Keberhasilan lima kali khatam bersama siswa dilakukan melalui pembagian kelompok. Setiap kelompok terdiri dari sekitar sepuluh siswa yang membaca satu hingga dua juz sesuai kemampuan masing-masing.

“Pembagian kelompok dilakukan agar semua siswa dapat terlibat aktif. Dengan cara ini proses membaca Al-Qur’an menjadi lebih terarah dan target khatam dapat tercapai,” ujarnya.

Koordinator Al-Qur’an MTs Aqidatunnajin, Johan, berharap kebiasaan membaca Al-Qur’an tidak berhenti setelah Ramadan berakhir. Ia mengajak para siswa untuk terus menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya anak-anak tetap istiqamah membaca Al-Qur’an setelah Ramadan, serta terus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan mereka,” katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Kemajuan Lingga, Muhammad Amin, turut mengapresiasi keberhasilan program tersebut. Ia berharap kegiatan khatam Al-Qur’an bersama dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga budaya Qur’ani semakin kuat di lingkungan madrasah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....