Ramadan Bulan Panas, Bakar Dosa dengan Ibadah dan Amal Saleh

  • 08 Mar 2026 00:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kultum sebelum salat tarawih rutin dilaksanakan di Masjid Syahidul Mukhlisin Perum Taman Pesona Bangka. Ruli penyampai kultum mengingatkan jemaah akan arti kata Ramadan.

Menurut Ruli, Ramadan disebut sebagai 'bulan panas', karena berasal dari kata Arab ramidha atau ar-ramad yang berarti panas terik, membakar. Secara filosofis bermakna bulan membakar atau menghapus dosa-dosa manusia.

"Ramadan adalah bulan untuk membakar dosa-dosa dengan amal shaleh serta menahan nafsu di tengah perjuangan fisik yang berat," kata Ruli, Sabtu, 7 Maret 2026.

Menurut Ruli, salat, kegiatan ibadah, sedekah dan amal saleh lainnya pahalanya akan dilipat gandakan, bahkan bisa sepuluh kali lipat pahalanya. Pahala itu hanya Allah langsung yang memberikannya.

Ia berharap umat Islam memanfaatkan keistimewaan Bulan Ramadan ini untuk meningkatkan ibadah kepada Allah maupun beramal saleh. Kesempatan itu masih terbuka apalagi pada fase 10 hari terakhir di Bulan Ramadan.

Senada itu, Jemaah Zainudin mengatakan pahala kebaikan di Bulan Ramadan memang dijanjikan oleh Allah Swt. Pahala itu memang tidak kasat mata, meski begitu janji Allah itu pasti.

Zainudin, yang juga penceramah kultum itu mengakui perjuangan umat untuk mendapatkan pahala itu banyak tantangannya. Karena itu keberkahan puasa di Bulan Ramadan jangan disia-siakan, atau lewat begitu saja.

"Mari berlomba-lomba untuk meraih keistimewaan Ramadan ini. Memanfaatkan waktu dengan ibadah dan amal saleh," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....