War Takjil, Jalan Kota Terasa Sesak
- 06 Mar 2026 13:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pertengahan ramadan selalu membawa suasana berbeda di kota. Sore hari terasa lebih ramai dari biasanya, bahkan jalanan mulai padat meski musim mudik belum tiba.
Banyak orang keluar rumah untuk ngabuburit, membeli takjil, atau sekadar mencari suasana menunggu waktu berbuka. Akibatnya, kemacetan kecil di berbagai sudut kota seolah menjadi cerita khas ramadan setiap tahun.
Fenomena ini sebenarnya cukup wajar terjadi. Aktivitas masyarakat meningkat menjelang magrib, mulai dari pulang kerja, berburu makanan berbuka, hingga berkumpul bersama teman atau keluarga.
Kepadatan kendaraan biasanya meningkat pada pukul 16.00 hingga menjelang waktu berbuka, terutama di sekitar pusat kuliner dan area penjualan takjil. Kondisi tersebut sering membuat lalu lintas melambat di banyak titik kota, sebagaimana dikutip dari laporan Dinas Perhubungan yang memetakan kawasan rawan macet selama ramadan.
Selain aktivitas ramadan, pertumbuhan kendaraan di kota besar juga menjadi faktor yang membuat jalan lebih cepat padat. Jumlah kendaraan sering kali meningkat lebih cepat dibanding kapasitas jalan yang tersedia. Ketika mobilitas warga bertambah pada waktu tertentu seperti menjelang berbuka puasa, kemacetan pun sulit dihindari.
Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika kota dan mobilitas masyarakat sangat memengaruhi kondisi lalu lintas sehari-hari. Meski terkadang membuat perjalanan terasa lebih lama, kemacetan di bulan ramadan juga menggambarkan kehidupan kota yang penuh aktivitas.
Di balik deretan kendaraan, ada pedagang takjil yang laris, keluarga yang bersiap berbuka, hingga pekerja yang bergegas pulang sebelum azan. Dengan kata lain, macet di sore ramadan bukan sekadar masalah lalu lintas, tetapi juga bagian dari ritme kehidupan kota selama bulan suci.
Hal ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya mobilitas warga di ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat, sebagaimana dikutip dari kajian transportasi dan tata kota di Indonesia. (Barista_LPU)
Referensi:
- Dinas Perhubungan Kota Mataram – pemetaan titik rawan kemacetan Ramadan.
- Kajian transportasi perkotaan Indonesia (UNIKOM) tentang faktor penyebab kemacetan lalu lintas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....