Sepanjang Ramadan, Baznas Kulon Progo Salurkan ZIS Lebih dari Rp 3 Miliar
- 04 Mar 2026 14:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, KULON PROGO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo menyalurkan Zakat, Infak, dan Sodaqoh sebanyak Rp3.558.800.000 pada tahun 2026 ini. Bantuan tersebut menyasar sebanyak 8.149 mustahik Di Kulon Progo, melalui berbagai program unggulan Baznas.
Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha Yushida, mengatakan, program yang dimaksud seperti Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur. Selain itu, juga ada program kolaborasi dengan Baznas RI, yakni program Z-Auto berupa layanan servis motor gratis bagi masyarakat.
"Untuk Kabupaten Kulon Progo, kami mendapatkan alokasi 100 paket servis Z-Auto. Sejumlah 70 paket dialokasikan hari ini di Alun-alun Wates, untuk ganti oli dan servis ringan. Alokasi 30 sisanya diberikan kepada mustahik di sekitar bengkel milik 15 mekanik binaan kami. Ini untuk membantu pemasaran mereka," ujarnya.
Salah satu sasaran penerima bantuan, adalah para pengayuh becak. Ada sekitar 60 tukang becak yang mendapatkan santunan sebesar Rp200.000 setiap orangnya.
Alfanuha menuturkan, tukang becak perlu mendapat santunan karena kondisi ekonomi mereka sangat membutuhkan bantuan. Selain tukang becak, mustahik lainnya yakni Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT-PTT), Kaum Rois, Petugas kebersihan atau Tenaga Harian Lepas (THL), Pasukan Kuning dan Warga binaan Rutan.
"Yang terpenting adalah mustahik atau orang yang benar-benar membutuhkan. Tukang becak dinilai sebagai profesi yang sangat perlu dibantu," ucapnya.
Selain santunan dan servis motor, Baznas Kulon Progo akan melaksanakan program Z-Iftar di Kapanewon Wates dan mendirikan Posko Mudik di daerah Sentolo pada akhir Ramadan nanti.
Alfanuha menambahkan, secara nilai santunan terdapat kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian peningkatan ini diharapkan tidak hanya sekadar angka, namun juga memberikan dampak manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kulon Progo.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengataka, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah bulan suci.
"Zakat merupakan hak bagi yang membutuhkan. Kami berterima kasih mengingat jumlah penyaluran tahun ini meningkat," ucapnya.
Ambar menambahkan, berzakat merupakan perbuatan mulia yang dicintai Allah SWT. Hal ini harus terus digalakkan, terlebih di bulan suci Ramadan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....