Pentingnya Tuma’ninah dalam Sholat

  • 03 Mar 2026 14:09 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Gunungsitoli menggelar tausiah keagamaan yang menghadirkan ustaz Imam Akbar sebagai penceramah utama. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jamaah Muhammadiyah, simpatisan, serta Jama’ah Mesjid Al- Iman Fowa Desa Fowa yang antusias mengikuti rangkaian ibadah dan tausiah belum lama ini.

Dalam ceramahnya, ustaz Imam Akbar menyampaikan pentingnya menghadirkan tuma’ninah dalam setiap gerakan sholat. Tuma’ninah merupakan salah satu rukun sholat yang bermakna tenang dan tidak tergesa-gesa dalam melaksanakan setiap gerakan, mulai dari rukuk, i’tidal, sujud hingga duduk di antara dua sujud.

“Banyak di antara kita yang sholatnya masih tergesa-gesa, seakan berlomba dengan waktu. Padahal, sholat adalah momen kita bermunajat dan berkomunikasi dengan Allah SWT. Tanpa tuma’ninah, sholat kita bisa kehilangan makna dan kekhusyukannya,” kata Imam Akbar dalam tausiahnya.

Ustadz juga mengaitkan pentingnya tuma’ninah dengan momentum bulan Ramadhan. Menurutnya, Ramadhan adalah bulan tarbiyah atau pendidikan ruhani, di mana umat Islam dilatih menahan diri, memperbaiki ibadah, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT. Sholat yang dilakukan dengan penuh ketenangan akan melahirkan jiwa yang sabar, disiplin, dan lebih mampu mengendalikan diri, sejalan dengan tujuan puasa itu sendiri.

Ia menegaskan bahwa puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana memperbaiki kualitas ibadah, termasuk menyempurnakan sholat lima waktu dan sholat tarawih dengan menghadirkan ketenangan dan kekhusyukan.

Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Gunungsitoli Ahmad Irfan Zebua, S.Kom, M.Pd kepada RRI menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin sebagai bentuk dakwah dan penguatan spiritual masyarakat.

“Setiap bulan Ramadhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah mengagendakan Safari dakwah ini dan tahun ini ada 5 Mesjid dan Mushollah yang dikunjungi, sudah terlaksana 4 mesjid dan Mushollah yakni Mushollah Ranting Mudik, Mesjid Taqwa Idanoi, Mesjid Taqwa desa Boyo dan Mesjid Al- Iman Fowa, sehingga tinggal 1 mesjid lagi yaitu masjid Al-Ihsan Landatar,” kata ungkapnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut PDM Kota Gunungsitoli juga menyerahkan bantuan untuk Mesjid Al- Iman Fowa yang diterima oleh BKM dan Imam Mesjid.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....