Dinkes Sleman Imbau Batasi Gorengan saat Berbuka Puasa

  • 25 Feb 2026 11:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk membatasi konsumsi gorengan saat berbuka puasa. Konsumsi berlebihan dikhawatirkan dapat menimbulkan sejumlah dampak kesehatan, terutama jika kualitas dan jumlahnya tidak terkontrol.

Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman Cahya Prihantama mengatakan menyantap gorengan saat berbuka bukanlah sebuah pantangan. Namun, yang perlu menjadi perhatian adalah jumlah yang dikonsumsi serta minyak gorengan tersebut.

Menurutnya, gorengan yang dibeli di luar rumah sering kali menggunakan minyak yang kualitasnya tidak diketahui dan berpotensi digunakan berulang kali. “Kalau memang beli dari luar, perhatikan kualitas minyaknya kemudian jumlah garamnya,” ucapnya menjelaskan.

“Karena enak itu bisa jadi ada umlah garam yang lebih tinggi dibanding kita masak sendiri. Kemudian kalau untuk perasa atau penguat rasanya asalkan masih ke arah wajar tidak ada masalah,” katanya menambahkan.

Cahya menjelaskan, satu porsi gorengan umumnya memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Sebagai contoh, satu buah bakwan bisa mengandung sekitar 140-150 kalori, cireng sekitar 100 kalori, dan pisang goreng bisa lebih dari 150 kalori. Jika seseorang mengonsumsi empat bakwan, maka asupan kalorinya bisa mencapai sekitar 600 kalori.

“Padahal, aktivitas fisik ringan selama 30 menit rata-rata hanya membakar sekitar 100-150 kalori. Artinya, perlu aktivitas beberapa kali lipat untuk mengimbangi asupan dari gorengan tersebut,” katanya.

Ia menyarankan agar saat berbuka puasa, masyarakat mengawali dengan minum air putih dan mengonsumsi makanan manis seperti kurma untuk membantu mengembalikan energi. Setelah itu, beri jeda sebelum mengonsumsi makanan lain, termasuk gorengan, dan tetap dalam jumlah terbatas.

Selain berisiko meningkatkan asupan kalori berlebih, konsumsi gorengan juga dapat menimbulkan gangguan pada tenggorokan jika minyak yang digunakan kurang baik. Kandungan tepung terigu pada gorengan juga dapat memicu lonjakan gula darah yang menyebabkan tubuh terasa lemas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....