Statistik Tim Nasional Spanyol di Piala Dunia 2026

  • 20 Jul 2026 11:14 WIB
  •  Bengkulu
Poin Utama
  • Statistik Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026

RRI.CO.ID, Bengkulu - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 tidak hanya diwarnai raihan trofi, tetapi juga sederet rekor baru yang mengukuhkan dominasi La Roja sepanjang turnamen. Mulai dari rekor operan, pertahanan terbaik, hingga catatan individu para pemain, Spanyol tampil sebagai salah satu juara paling impresif dalam sejarah Piala Dunia.

Dikutip dari laman FIFA, pada Senin, 20 Juli 2026, Rodri menjadi pemain dengan jumlah operan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia setelah mencatatkan 790 operan. Gelandang Manchester City itu memecahkan rekornya sendiri yang dibuat pada Piala Dunia 2022 dengan 638 operan, sekaligus melampaui catatan Xavi Hernandez yang membukukan 599 operan pada Piala Dunia 2010.

Dominasi permainan Spanyol juga terlihat dari kontribusi para pemain belakangnya. Pau Cubarsi menempati posisi kedua dalam jumlah operan terbanyak dengan 668 operan, sedangkan Aymeric Laporte mencatatkan 618 operan, sementara Cubarsi bersama Marc Cucurella menjadi pemain lapangan dengan menit bermain terbanyak, yakni 750 menit.

Di lini depan, Mikel Oyarzabal tampil sebagai pemain yang paling sering memaksa lawan kehilangan bola dengan 58 kali merebut penguasaan. Rekan setimnya, Pedri, berada di posisi berikutnya bersama Neil El Aynaoui dari Maroko dengan 51 turnover, sedangkan Dani Olmo menjadi pemain dengan tekanan pertahanan terbanyak sepanjang turnamen setelah melakukan 305 kali pressing.

Keberhasilan menaklukkan lawan di partai final juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional secara beruntun. Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada Maret 2024, La Roja membukukan 29 kemenangan dan sembilan hasil imbang, melampaui rekor Italia yang tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan pada periode 2018 hingga 2021.

Bintang muda Lamine Yamal kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencatatkan 35 dribel sukses, terbanyak sepanjang Piala Dunia 2026. Pemain berusia 19 tahun enam hari itu juga tercatat sebagai pemain termuda keempat yang berhasil menjuarai Piala Dunia, sementara rekan setimnya, Pau Cubarsi, masuk dalam daftar 10 pemain termuda peraih trofi dunia.

Produktivitas Spanyol sepanjang turnamen juga menjadi sorotan setelah mencetak 14 gol, dua gol lebih banyak dibanding rekor terbaik mereka di Piala Dunia 1986. La Roja menutup turnamen dengan tujuh kemenangan beruntun, sebuah pencapaian yang hanya kalah dari Brasil yang pernah meraih 11 kemenangan beruntun pada rentang Piala Dunia 2002 hingga 2006.

Di bawah mistar gawang, Unai Simon mengukir sejarah dengan mencatatkan tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan, terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Kiper Spanyol itu juga mencatatkan rekor baru dengan tidak kebobolan selama 650 menit secara beruntun di ajang Piala Dunia, melampaui rekor Walter Zenga dari Italia yang bertahan sejak 1990 dengan 517 menit.

Ketajaman Mikel Oyarzabal turut melengkapi dominasi Spanyol setelah mencetak lima gol dan menyamai rekor gol terbanyak pemain Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia yang sebelumnya dipegang Emilio Butragueño pada 1986 dan David Villa pada 2010. Sementara itu, Ferran Torres mencatat sejarah sebagai pemain pengganti kedua yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia setelah Mario Götze pada 2014.

Kesempurnaan perjalanan Spanyol menuju gelar juara ditutup dengan rekor pertahanan terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. La Roja hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan, menjadi tim juara dengan jumlah kebobolan paling sedikit, sekaligus melampaui catatan Prancis 1998, Italia 2006, dan Spanyol 2010 yang masing-masing kebobolan dua gol.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....