Komisi VII DPR Gaungkan Mimpi Indonesia ke Piala Dunia
- 20 Jul 2026 11:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menghadiri, kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026.
- Menurutnya, laga final Spanyol vs Argentina tersebut bukan hanya menjadi momen bersejarah bagi sepak bola dunia. Tetapi juga, mengingatkan pentingnya membangun mimpi besar bagi sepak bola Indonesia untuk bisa masuk di Piala Dunia.
- Kita punya mimpi supaya Indonesia ada di Piala Dunia. Saya rasa itu bukan hanya mimpi Presiden, tapi mimpi kita semua
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menghadiri, kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026. Politikus Gerindra itu, nobar laga Spanyol vs Argentina di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026 dini hari.
Menurutnya, laga final Spanyol vs Argentina tersebut bukan hanya menjadi momen bersejarah bagi sepak bola dunia. Tetapi juga, mengingatkan pentingnya membangun mimpi besar bagi sepak bola Indonesia untuk bisa masuk di Piala Dunia.
"Ini bukan hanya ajang bersejarah. Tapi kalian harus paham gedung ini adalah gedung bersejarah," kata Rahayu dalam keterangannya persnya seperti dilansir Antara, Senin, 20 Juli 2026.
Rahayu mengatakan, perjalanan Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak kejutan karena sejumlah tim unggulan harus tersingkir. Di balik persaingan tersebut, ia mengharapkan, masyarakat Indonesia memiliki semangat yang sama untuk mendukung kemajuan sepak bola nasional.
Menurutnya, target membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia harus menjadi cita-cita bersama. Ia menegaskan impian tersebut bukan hanya milik pemerintah, melainkan harapan seluruh rakyat Indonesia.
"Kita punya mimpi supaya Indonesia ada di Piala Dunia. Saya rasa itu bukan hanya mimpi Presiden, tapi mimpi kita semua," ucap Rahayu.
Kemudian, Rahayu menilai, kemajuan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan kemampuan teknik. Ia menekankan, pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini, disiplin, dan perubahan pola pikir agar Indonesia mampu bersaing di level dunia.
"Atlet-atlet di negara lain sudah disiapkan dari balita. Kita sudah harus bisa di tahap itu," ujar Rahayu.
Sementara, anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah mengungkapkan, kegiatan nobar final Pildun 2026 di Jawa Tengah. Tepatnya, digelar di 12 titik di wilayah Banyumas dan Cilacap.
Program tersebut, merupakan hasil kerja sama Komisi VII DPR dengan TVRI sebagai pemegang hak siar, serta didukung RRI dan Perum LKBN ANTARA. Menurut Siti, penyelenggaraan nobar tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.
"Berharap Bola Gembira yang difasilitasi TVRI ini juga membuat para pelaku UMKM ikut bergembira karena usahanya menjadi lebih ramai. Dan memberikan tambahan pendapatan hingga menjelang pagi," ujar Siti Mukaromah.
Ia menambahkan, kegiatan nobar juga memberikan dampak positif bagi sektor lain, termasuk jasa parkir dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Tingginya antusiasme masyarakat dinilai menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi sarana mempererat kebersamaan tanpa memandang usia maupun gender.
"Siapa pun yang menang dan siapa pun yang kalah, silakan kita mendukung dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan sepak bola sebagai kegembiraan bersama dan pemersatu masyarakat," ucap Siti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....