Pengamat Nilai Prancis Unggul Motivasi saat Hadapi Inggris
- 18 Jul 2026 22:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Prancis lebih diunggulkan menghadapi Inggris pada perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026, meski laga diprediksi berlangsung ketat.
- Pengamat sepak bola Ugung Dwi Ario Wibowo memprediksi duel Prancis kontra Inggris bisa berlanjut hingga babak tambahan atau adu penalti.
- Motivasi memburu kemenangan dan perburuan top skor Kylian Mbappe dinilai menjadi keunggulan Prancis saat menghadapi Inggris.
RRI.CO.ID, Jakarta - Laga Prancis melawan Inggris pada perebutan posisi ketiga Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim sama-sama ingin menutup turnamen dengan kemenangan setelah gagal melangkah ke final.
Pertandingan ini dinilai tetap sarat gengsi meski bukan partai perebutan gelar. Kemenangan akan menjadi penutup manis sekaligus menjaga posisi kedua tim di jajaran elite sepak bola dunia.
Pengamat sepak bola Ugung Dwi Ario Wibowo menilai Prancis dan Inggris memang layak menembus semifinal. Menurutnya, kedua tim merupakan empat besar peringkat FIFA dengan kualitas yang relatif seimbang.
"Prancis lebih banyak diunggulkan karena semangat tim dan motivasi memberi kado kepada pelatihnya, ditambah perburuan top skor Mbappe," kata Ugung, Sabtu, 18 Juli 2026. Meski demikian, ia menilai Inggris tetap berbahaya karena memiliki skuad yang stabil dan produktif sepanjang turnamen.
Secara historis, Inggris unggul dalam rekor pertemuan dengan 17 kemenangan dari 32 laga di semua ajang. Namun, Prancis berhasil memenangi duel terakhir di Piala Dunia dengan skor 2-1 pada babak perempat final edisi 2022.
Ugung menilai kedua tim sama-sama mengandalkan permainan menyerang dengan kualitas lini depan yang berbahaya. Prancis memiliki duet Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe, sedangkan Inggris bertumpu pada Harry Kane, Jude Bellingham, serta keseimbangan permainan yang dijaga Declan Rice.
Menurutnya, perbedaan kultur sepak bola juga menjadi salah satu pembeda. Mayoritas pemain Inggris berkembang di kompetisi domestik, sedangkan skuad Prancis dihuni pemain yang berkarier di berbagai liga top Eropa sehingga memiliki karakter permainan yang lebih beragam.
Ugung memperkirakan pertandingan berlangsung terbuka dan ditentukan oleh tim yang lebih dulu mencetak gol. Ia memprediksi Prancis berpeluang menang tipis 2-1 pada waktu normal.
"Kalau nanti Mbappe bisa dikunci seperti saat melawan Spanyol, itu menjadi alarm buat Prancis. Kalau sampai imbang selama 90 menit, saya melihat Inggris punya peluang lebih besar untuk menang lewat babak tambahan atau adu penalti," ujar Ugung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....