Head to Head Argentina vs Inggris, Rivalitas Legendaris di Piala Dunia 2026
- 15 Jul 2026 14:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pertemuan Argentina dan Inggris kembali menjadi sorotan dunia setelah kedua tim dipastikan bertemu pada babak semifinal Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi pertemuan keenam mereka di ajang Piala Dunia, sekaligus menghidupkan kembali salah satu rivalitas paling bersejarah dalam sepak bola internasional.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, laga Argentina kontra Inggris selalu menghadirkan cerita yang sulit dilupakan. Mulai dari gol kontroversial "Tangan Tuhan" Diego Maradona pada 1986 hingga kartu merah David Beckham di Prancis 1998, setiap pertemuan kedua tim selalu meninggalkan jejak dalam perjalanan turnamen terbesar sepak bola dunia.
Rivalitas tersebut bermula pada Piala Dunia 1962 di Chile. Inggris memenangi pertemuan pertama dengan skor 3-1 melalui gol Ron Flowers, Bobby Charlton, dan Roger Hunt, sementara Argentina hanya mampu membalas lewat Jose Sanfilippo.
Empat tahun kemudian, kedua negara kembali bertemu pada perempat final Piala Dunia 1966 yang berlangsung di Inggris. Tuan rumah menang tipis 1-0 berkat gol Geoff Hurst, dalam pertandingan yang juga dikenang karena kartu merah kapten Argentina, Antonio Rattin, yang memanaskan tensi persaingan kedua tim.
| Baca juga: Persaingan Top Skor Piala Dunia 2026 |
Laga paling ikonik terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko. Diego Maradona mencetak dua gol bersejarah, diawali gol kontroversial yang dikenal sebagai "Tangan Tuhan" sebelum melahirkan gol spektakuler usai melewati sejumlah pemain Inggris. Meski Gary Lineker sempat memperkecil ketertinggalan, Argentina tetap menang 2-1 dan melanjutkan langkah hingga akhirnya menjadi juara dunia.
Persaingan sengit berlanjut pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis. Setelah bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu, Inggris kehilangan David Beckham yang diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Diego Simeone. Argentina akhirnya memastikan kemenangan 4-3 melalui adu penalti setelah Paul Ince dan David Batty gagal menjalankan tugas sebagai algojo.
Empat tahun berselang, Inggris berhasil membalas kekalahan tersebut pada fase grup Piala Dunia Korea/Jepang 2002. David Beckham menebus kesalahannya di edisi sebelumnya dengan mencetak gol kemenangan melalui titik penalti setelah Michael Owen dilanggar Mauricio Pochettino. Hasil itu mengantar Inggris lolos ke babak gugur sebagai runner-up Grup F, sedangkan Argentina harus tersingkir lebih awal.
Kini, lebih dari dua dekade setelah pertemuan terakhir di Piala Dunia, Argentina dan Inggris kembali berhadapan dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia FIFA 2026. Dengan sejarah panjang yang dipenuhi drama, kontroversi, dan pertandingan berkualitas tinggi, semifinal kali ini diprediksi kembali menghadirkan duel sarat gengsi yang akan menjadi perhatian pencinta sepak bola di seluruh dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....