Piala Dunia 2026: Grup J, Profil Timnas Austria

  • 10 Jun 2026 16:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Austria berhasil memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah mengakhiri penantian selama 28 tahun. Tim berjuluk Das Team itu terakhir kali tampil di panggung sepak bola dunia pada edisi 1998 di Prancis.

Dikutip dari laman fifa.com/id, pada Rabu, 10 Juni 2026, Austria datang ke Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dengan tekad menebus waktu yang hilang. Peraih peringkat ketiga Piala Dunia 1954 tersebut memastikan tiket ke putaran final usai bermain imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir Grup H kualifikasi zona Eropa.

Keberhasilan Austria tidak lepas dari peran pelatih Ralf Rangnick yang ditunjuk pada 2022. Pelatih asal Jerman tersebut dikenal sebagai salah satu pelopor gaya permainan pressing dan sebelumnya pernah menangani klub-klub besar seperti Schalke, RB Leipzig, serta Manchester United.

Di bawah arahan Rangnick, Austria lebih dahulu tampil impresif di Euro 2024 sebelum kembali mencatatkan keberhasilan di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Bahkan, Rangnick sempat menolak tawaran Bayern Munchen demi melanjutkan proyek bersama tim nasional Austria.

Austria mengawali babak kualifikasi dengan sangat meyakinkan dengan meraih lima kemenangan beruntun. Salah satu hasil paling menonjol adalah kemenangan telak 10-0 atas San Marino yang menjadi kemenangan terbesar dalam sejarah sepak bola Austria.

Penyerang senior Marko Arnautovic menjadi sosok penting dalam perjalanan tersebut. Empat gol yang dicetaknya ke gawang San Marino semakin mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi tim nasional Austria.

Meski sempat mengalami kekalahan dramatis 0-1 dari Rumania, Austria mampu bangkit pada pertandingan berikutnya. Gol Michael Gregoritsch pada menit ke-78 saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina memastikan hasil imbang yang cukup untuk membawa mereka menjadi juara grup sekaligus meraih tiket ke Piala Dunia.

Prestasi terbaik Austria di Piala Dunia terjadi pada edisi 1954 di Swiss. Saat itu, generasi emas yang dipimpin Walter Nausch berhasil meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan Uruguay 3-1 pada laga perebutan tempat ketiga.

Austria juga dikenang lewat kemenangan dramatis 7-5 atas tuan rumah Swiss pada perempat final Piala Dunia 1954. Pertandingan tersebut hingga kini masih tercatat sebagai laga dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.

Penampilan terakhir Austria di putaran final terjadi pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Kala itu, mereka gagal lolos dari fase grup setelah hanya mengumpulkan dua poin, namun kini Austria berharap dapat mengukir prestasi baru dengan generasi yang dibangun oleh Ralf Rangnick.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....