Menanti Indonesia ke Piala Dunia

  • 08 Jun 2026 10:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Euforia menyambut Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai daerah, termasuk di Desa Semundam Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko. Selain antusias mengikuti persaingan negara-negara terbaik dunia, para pecinta sepak bola Tanah Air juga menyimpan harapan besar agar suatu hari nanti Tim Nasional Indonesia mampu tampil di ajang paling bergengsi tersebut.

Salah seorang pecinta sepak bola yang juga Ketua Karang Taruna Desa Semundam, Marlin, mengatakan perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memberikan optimisme baru bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai langkah pembenahan yang dilakukan telah membawa perubahan positif terhadap prestasi tim nasional.

Marlin menilai keberadaan pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa telah memberikan warna baru bagi skuad Garuda. Kehadiran pemain-pemain berkualitas tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas permainan tim, tetapi juga memberikan pengalaman dan mental bertanding yang dibutuhkan untuk menghadapi lawan-lawan kuat di level internasional.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa naturalisasi bukan satu-satunya solusi untuk membangun kekuatan sepak bola nasional dalam jangka panjang. Menurutnya, pembinaan usia dini tetap menjadi fondasi utama yang harus terus diperkuat.

"Kalau kita ingin Indonesia bisa konsisten bersaing di level Asia bahkan dunia, maka pembinaan pemain muda harus menjadi prioritas. Anak-anak yang memiliki bakat sepak bola harus mendapat wadah, pelatihan yang baik, dan kesempatan berkembang sejak usia dini," ujarnya, Senin 8 Juni 2026.

Ia mengatakan banyak talenta muda Indonesia yang memiliki kemampuan tidak kalah dengan pemain negara lain. Hanya saja, mereka membutuhkan sistem pembinaan yang berkelanjutan serta kompetisi yang sehat untuk mengasah kemampuan.

Selain pembinaan usia dini, Marlin juga berharap dukungan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia terus ditingkatkan. Baik dari sisi pengelolaan kompetisi, pengembangan akademi sepak bola, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan.

Menurutnya, kehadiran pelatih berkualitas sangat penting untuk membentuk karakter permainan modern dan meningkatkan kemampuan teknis pemain Indonesia. Dengan metode latihan yang tepat serta program jangka panjang yang terencana, kualitas tim nasional diyakini akan terus berkembang.

"Sepak bola sekarang berkembang sangat cepat, Oleh karena itu kita membutuhkan pelatih-pelatih yang berkualitas dan memahami perkembangan sepak bola modern. Dengan begitu pemain-pemain muda kita bisa berkembang maksimal," katanya.

Marlin menambahkan, pencapaian Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan bahwa mimpi tampil di Piala Dunia bukan lagi sesuatu yang mustahil. Berbagai hasil positif di level internasional menjadi bukti bahwa Indonesia mulai diperhitungkan oleh negara-negara lain di kawasan Asia.

"Piala Dunia adalah impian semua negara, kami berharap suatu saat nanti Indonesia bisa berdiri sejajar dengan negara-negara besar dan tampil di putaran final Piala Dunia. Dengan dukungan pemain naturalisasi, pembinaan usia dini yang baik, kompetisi yang berkualitas, serta pelatih yang kompeten, saya optimistis cita-cita itu bisa terwujud," tuturnya.

Di tengah kemeriahan menyambut Piala Dunia 2026 yang akan segera bergulir, harapan masyarakat Indonesia tidak hanya tertuju pada tim-tim unggulan dunia. Lebih dari itu, mereka juga menantikan hari ketika lagu kebangsaan Indonesia berkumandang di panggung Piala Dunia dan skuad Garuda mampu menunjukkan kemampuannya di hadapan dunia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....