Piala Dunia 2026: Grup E, Profil Timnas Pantai Gading
- 07 Jun 2026 10:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pantai Gading memastikan diri kembali tampil di Piala Dunia 2026 setelah menorehkan performa impresif sepanjang babak kualifikasi zona Afrika. Les Elephants melaju ke putaran final di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dengan status juara grup tanpa terkalahkan dan tanpa kebobolan satu gol pun dalam sepuluh pertandingan.
Keberhasilan tersebut semakin memperkuat optimisme publik sepak bola Pantai Gading yang mendambakan pencapaian bersejarah di panggung dunia. Setelah tiga kali tampil di Piala Dunia tanpa pernah lolos dari fase grup, generasi saat ini bertekad mengakhiri penantian panjang menuju babak gugur.
Dikutip dari laman fifa.com/id pada Minggu, 7 Juni 2026, kesuksesan Pantai Gading tidak terlepas dari sentuhan pelatih Emerse Fae yang mengambil alih tim pada Januari 2024. Mantan gelandang tim nasional itu langsung mencuri perhatian setelah membawa negaranya menjuarai Piala Afrika 2024 hanya beberapa pekan setelah ditunjuk menggantikan Jean-Louis Gasset.
Di bawah kepemimpinan Fae, Pantai Gading berkembang menjadi salah satu tim paling solid di Afrika. Mereka memastikan tiket ke Piala Dunia dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kenya pada laga terakhir kualifikasi dan menutup fase tersebut dengan catatan sempurna di puncak Grup F.
Kekuatan Les Elephants tidak hanya terletak pada pertahanan yang kokoh, tetapi juga kedalaman skuad yang merata di semua lini. Seko Fofana menjadi pencetak gol terbanyak tim selama kualifikasi, sementara Simon Adingra, Evann Guessand, Sebastien Haller, Franck Kessie, Karim Konate, Ibrahim Sangare, Hamed Traore, dan Yan Diomande turut memberikan kontribusi penting.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan pertama Pantai Gading sejak edisi 2014 di Brasil. Saat itu, mereka nyaris mencatat sejarah dengan mencapai babak 16 besar sebelum harapan tersebut pupus akibat penalti Georgios Samaras pada menit ke-93 dalam laga penentuan melawan Yunani.
Kekecewaan di Brasil menjadi salah satu momen paling menyakitkan dalam perjalanan Pantai Gading di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka juga gagal lolos dari fase grup pada edisi 2006 dan 2010 meskipun diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Didier Drogba, Yaya Toure, Gervinho, dan Kolo Toure.
Debut mereka di Piala Dunia 2006 berlangsung dalam grup yang sangat berat bersama Argentina dan Belanda. Meski menampilkan permainan berani dan kompetitif, Pantai Gading harus menerima dua kekalahan tipis sebelum menutup turnamen dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Serbia dan Montenegro.
Kini, dua dekade setelah kemunculan pertama mereka di panggung sepak bola dunia, Pantai Gading datang dengan harapan dan keyakinan baru. Dipimpin Emerse Fae serta diperkuat generasi pemain yang sedang berkembang, Les Elephants berambisi menembus fase gugur untuk pertama kalinya dan menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Afrika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....