KONI Aceh Harap PORA Dihelat Tahun 2026

  • 09 Mei 2026 15:30 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh selaku induk dan pembina prestasi cabang olahraga di Aceh, berharap agar pelaksanaan PORA ke-15 di Aceh Jaya, sesuai skedul atau Noppember tahun 2026. “Ini semata mata untuk kesinambungan penjenjangan karir dan prestasi atlet dalam meniti event yang juga secara berjenjang,” kata Saiful Bahri atau Pon Yaya, Ketua Umum KONI Aceh, Jumat 8 Mei 2026 malam.

Pon Yaya mengungkapkan ‘suara hati’ KONI Aceh itu, saat memberikan sambutan dalam ajang Rakerprov KONI Aceh di Hotel Grand Naggroe. Menurutnya, pelaksanaan PORA tahun 2026 dirasakan sebagai sebuah keniscayaan, untuk menghindari terjadinya perekrutan atlet mewakili daerah secara unfair, atau main comot, tanpa melalui jenjang kejuaraan atau adu prestasi. “Saya berharap Rakerprov kali ini membahas masalah PORA itu secara lebih intens dan mengeluarkan rekomendasi yang juga mewakili suara mayoritas,” kata Pon Yaya.

Ditambahkan, kehendak penyelenggaraan PORA ke-15 di tahun 2026 sesuai rencana itu juga datang dari mayoritas Pengprov selaku pemilik dan pembina atlet secara langsung. “Mereka menyatakan tahun 2027 adalah persiapan puncak atlet Aceh menuju Pra PON, Porwil untuk kepastian menatap[ PON 2028 NTB/NTT. Jadi kita hanya menampung aspirasi dan masukan dari teman teman Pengprov,” tandas Pon Yaya yang disambut tepuk tangan floor Rakerprov.

Ketum KONI Aceh itu juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan atlet guna menghadapi agenda besar olahraga nasional, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Menurutnya, seluruh potensi harus dimaksimalkan sejak dini agar mampu bersaing di tingkat nasional. “Seluruh kekuatan harus kita maksimalkan. Pembinaan terus berjalan, termasuk melalui program latihan atlet muda dan pelajar hasil seleksi dari berbagai kejuaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan berbasis pelajar menjadi strategi penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga Aceh. Program tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet masa depan.

Pon Yaya juga mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk bekerja lebih maksimal, dengan memastikan setiap program berjalan terarah dan terukur. “Kita harus memastikan setiap tahapan berjalan baik agar hasilnya maksimal sesuai harapan masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Ia turut menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah dalam menunjang keberhasilan pembinaan, terutama menjelang Pra-PON 2027 dan PON 2028. “Dukungan tersebut menjadi faktor penentu dalam meningkatkan prestasi olahraga Aceh secara berkelanjutan.”

Ditambahkan, melalui Rapat Kerja ini, KONI Aceh berharap lahir berbagai program strategis yang mampu membawa olahraga Aceh semakin berprestasi di tingkat nasional.

Dibuka Sends

Sementara itu, Rakerprov KONI Aceh Tahun 2026 secara resmi dibuka Sekda Aceh, M Nasir mewakili Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pada tata kelola organisasi dan pembinaan berkelanjutan untuk meraup prestasi di berbagai ajang, termasuk PON NTB dan NTT pada 2028 mendatang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....