Ricky Soebagdja Tinjau Pelatwil Barat, Pastikan Pembinaan Selaras dengan Pelatna

  • 18 Jul 2026 15:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) terus memperkuat sistem pembinaan atlet nasional melalui program Pelatnas Wilayah (Pelatwil).
  • Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Pelatwil PP PBSI Tahun 2026, Ricky Soebagdja, melakukan kunjungan kerja ke Pelatwil Barat di Medan, memastikan pelaksanaan program pembinaan berjalan selaras dengan sistem di Pelatnas PBSI Cipayung

RRI.CO.ID, Medan – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) terus memperkuat sistem pembinaan atlet nasional melalui program Pelatnas Wilayah (Pelatwil). Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Pelatwil PP PBSI Tahun 2026, Ricky Soebagdja, melakukan kunjungan kerja ke Pelatwil Barat di Medan.

Kunjungan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program pembinaan berjalan selaras dengan sistem yang diterapkan di Pelatnas PBSI Cipayung. Ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Kepala Pelatnas Wilayah PP PBSI ke seluruh Pelatwil.

Kunjungan kerja dilakukan sebagai upaya melakukan sinkronisasi program sekaligus mengawasi pelaksanaan pembinaan yang menjadi perpanjangan tangan Pelatnas. Melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, PP PBSI ingin memastikan kualitas pembinaan di setiap Pelatwil berjalan sesuai standar nasional.

Program Pelatwil merupakan langkah strategis PP PBSI dalam mendukung desentralisasi pembinaan atlet bulutangkis di Indonesia. Program ini diharapkan mampu menjaring atlet-atlet berbakat yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.

Pelatwil telah berjalan sejak November 2025 dengan dua wilayah pembinaan, Medan sebagai Pelatwil Barat dan Surabaya sebagai Pelatwil Tengah. Hingga saat ini, Pelatwil Barat membina 12 atlet hasil seleksi yang menjalani program pembinaan secara terstruktur.

Para atlet menjalani program latihan yang dirancang sesuai standar pembinaan nasional, didukung fasilitas asrama. Atlet juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan nasional, termasuk Sirkuit Nasional (Sirnas), sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan pengalaman bertanding.

Selama berada di Medan, Ricky meninjau langsung kegiatan latihan para atlet di GOR Pancing Medan. Selain meninjau latihan, Ricky juga berdialog dengan para pelatih serta memberikan pembekalan kepada para atlet dan pelatih.

Dalam pembekalannya, Ricky menegaskan bahwa keberadaan Pelatwil merupakan kesempatan emas bagi para atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan membuktikan diri. Ia mengingatkan agar seluruh atlet menjalani setiap proses latihan dengan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Kepada para pelatih, Ricky juga berpesan untuk terus menjaga kualitas program latihan. Melakukan evaluasi secara berkala, serta membangun komunikasi yang baik dengan para atlet agar proses pembinaan berjalan optimal.

“Indonesia memiliki banyak talenta bulutangkis yang tersebar di berbagai daerah. Tugas kami adalah memastikan mereka mendapatkan pembinaan yang berkualitas sehingga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan suatu saat mampu menembus Pelatnas,” ucap Ricky.

Pelatwil menjadi jembatan yang menghubungkan potensi-potensi daerah dengan sistem pembinaan nasional yang terstruktur,” lanjutnya. Menurut Ricky, kunjungan ke setiap Pelatwil menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh program pembinaan berjalan sesuai standar.

“Karena itu saya datang langsung ke Medan untuk melihat proses pembinaan, berdiskusi dengan para pelatih, sekaligus memberikan pembekalan kepada atlet dan pelatih. Kami ingin memastikan program latihan, evaluasi, hingga pembentukan karakter atlet berjalan selaras dengan sistem yang diterapkan di Pelatnas sehingga proses transisi atlet dari Pelatwil ke Pelatnas dapat berlangsung dengan baik,” kata Ricky, Sabtu 17 Juli 2026.

Peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 itu menambahkan bahwa kesempatan bertanding merupakan bagian penting dalam pembentukan atlet. “Pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena akan membentuk mental, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan hasil latihan,” ucap Ricky.

PBSI berharap, para atlet dapat memanfaatkan Pelatwil sebaik-baiknya untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menuju level yang lebih tinggi. Keberadaan Pelatwil diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem pembinaan bulutangkis Indonesia yang berkelanjutan, merata, dan mampu melahirkan prestasi dunia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....