Turnamen Domino Nasional Seri Kedua Diikuti 1.024 Peserta dari 20 Provinsi
- 27 Jun 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 resmi digelar di Jakarta sebagai seri kedua dari tujuh turnamen nasional PB PORDI sepanjang 2026.
- Turnamen diikuti 1.024 peserta atau 512 pasangan yang berasal dari 20 provinsi, dengan kuota peserta telah terpenuhi.
- PB PORDI menyatakan rangkaian tujuh seri turnamen menjadi bagian dari pembinaan atlet dan penguatan ekosistem olahraga domino di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Turnamen domino berskala nasional, Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2, resmi bergulir di Jakarta International Velodrome, Sabtu, 27 Juni 2026. Ajang yang diselenggarakan Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) ini diikuti sebanyak 1.024 peserta atau 512 pasangan yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia.
Kompetisi tersebut merupakan seri kedua dari tujuh rangkaian turnamen nasional yang disiapkan PB PORDI sepanjang 2026. Sebelumnya, seri perdana telah sukses digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Ketua Panitia Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2, Andi Karyawan, mengatakan antusiasme peserta melampaui target yang telah ditetapkan panitia. Karena keterbatasan kapasitas pertandingan, jumlah peserta dibatasi pada 512 pasangan.
"Jumlah pendaftar telah melampaui target yang kami siapkan. Namun, kami tetap membatasi peserta sebanyak 512 pasangan agar penyelenggaraan pertandingan dapat berjalan optimal sesuai persiapan yang telah dilakukan," ujarnya.
Andi menyampaikan permohonan maaf kepada para pecinta domino yang belum dapat mengikuti turnamen kali ini. Ia berharap antusiasme ini dapat terakomodasi pada penyelenggaraan seri-seri berikutnya.
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menjelaskan bahwa Jakarta Domino Tournament merupakan bagian dari upaya organisasi membangun ekosistem olahraga domino secara berkelanjutan. Khususnya, melalui penyelenggaraan kompetisi nasional di berbagai daerah.
Menurut dia, setelah Jakarta, seri berikutnya akan digelar di sejumlah wilayah, antara lain Medan, Jawa Barat, Makassar, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Utara, sebelum ditutup pada Desember 2026.
"Hari ini diikuti 1.024 peserta atau 512 pasangan. Jumlah tersebut merupakan format ideal dalam sistem pertandingan yang kami gunakan," katanya.
Andi Jamaro menilai perkembangan olahraga domino di Indonesia menunjukkan tren positif. Ia menyebut domino kini tidak lagi dipandang sekadar permainan rekreasi, tetapi mulai berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki sistem pembinaan dan kompetisi resmi.
Dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah. Ia mengapresiasi kepercayaan PB PORDI yang menunjuk Jakarta sebagai tuan rumah seri kedua.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik pelaksanaan turnamen ini sebagai bentuk kolaborasi dalam mengembangkan olahraga domino, baik di Jakarta maupun secara nasional," ujarnya.
Andri berharap rangkaian turnamen nasional tersebut dapat memperkuat eksistensi domino sebagai olahraga masyarakat. Serta, menjadi salah satu pertimbangan untuk masuk dalam agenda Festival Olahraga Rakyat (FOR) pada 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.
Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 menjadi salah satu langkah PB PORDI dalam memperluas ekosistem olahraga domino di Indonesia. Sekaligus, memperkuat pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih profesional di tingkat nasional.
Penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kolaborasi antara PORDI DKI Jakarta dan KORMI. Serta, mendapat dukungan penuh dari Higgh Games Island (HGI) sebagai sponsor utama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....