Rafa Jeconia Lolos ke Final Tenis Internasional di Sukoharjo

  • 30 Mei 2026 01:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong menembus babak final tunggal putra turnamen tenis internasional di Sukoharjo.
  • Gwen Emily Kurniawan menantang Xinran Yan pada partai final sektor tunggal putri.
  • Deddy Prasetyo Tennis Club menyelenggarakan turnamen sirkuit junior ini untuk melahirkan bibit petenis baru.

RRI.CO.ID, Sukoharjo - Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong melaju ke babak final tunggal putra turnamen tenis internasional di Sukoharjo. Atlet berusia 17 tahun tersebut meraih tiket partai puncak usai mengalahkan petenis asal Amerika Serikat.

Pertandingan semifinal itu berlangsung di Stadion Tenis Gelora Merdeka Sukoharjo pada Jumat, 29 Mei 2026. Kemenangan straight set tersebut mengantarkan Rafa mencatatkan prestasi terbaiknya dalam turnamen resmi Internasional Tennis Federation (ITF).

Petenis tunggal putra binaan Deddy Prasetyo Tennis Club (DETEC) tersebut mengungkapkan rasa gembira atas hasil turnamen. Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong merasa sangat puas dengan performa maksimal yang ia tunjukkan selama babak semifinal.

"Aku senang sekali bisa ke final ITF pertama kali. Sebelumnya selalu kalah di semi final. Aku berterima kasih pada pelatihku, Om Deddy, juga kedua orang tua. Semoga aku bisa juara di sini," ujar Rafa usai atasi wakil Amerika Serikat, Brian Duan, 6-4, 6-1, di Stadion Tenis Gelora Merdeka Sukoharjo Jawa Tengah.

Rafa membagikan kisah perjuangan kerasnya ketika menghadapi lawan tangguh pada babak pertandingan sebelum ini. Ia menceritakan hambatan teknis yang dialaminya ketika memulai set pertama sebelum akhirnya bangkit meraih kemenangan.

"Saya ketinggalan duluan, 1-4 di set pertama. Rasanya belom ready, appearance-nya kayak belom siap," ujarnya.

"Servisku di awal juga kurang enak. Mudah dibreak dan terebut dua servis."

"Habis itu, saya coba main lebih agresif. Servisnya lebih masuk aja dan kasih penampilan terbaik dan bisa ambil lima game," katanya lagi.

Rafa dijadwalkan menantang unggulan kedua asal Amerika Serikat bernama Brandon Duan pada partai final tanggal 30 Mei. Pertandingan penentuan tersebut menjadi kesempatan bagi dirinya untuk membalas kekalahan di Asian Tennis Federation (ATF).

Rafa mengaku sangat optimistis menghadapi laga penentuan perebutan gelar juara pada babak final nanti. Ia sudah mempelajari karakter permainan lawan demi mempersiapkan taktik terbaik sebelum bertanding di lapangan nanti.

"Kekalahan di ATF sudah cukup lama dan saya sudah siap buat revans. Lawan kidal sepertinya, saya akan coba cross rally ke arah backhand. Juga bakal coba main serve and volly biar cepet," ujar Rafa, penggemar Jannik Sinner.

Sementara itu, sektor tunggal putri menyuguhkan partai final ideal yang mempertemukan dua pemain unggulan turnamen. Petenis unggulan pertama asal Indonesia bernama Gwen Emily Kurniawan akan menghadapi wakil unggulan kedua asal Tiongkok.

Gwen yang berusia 15 tahun melaju ke final setelah mengalahkan rekan senegaranya bernama Lulwa Naswardhani. Xinran Yan yang berumur 13 tahun lolos setelah menyingkirkan petenis asal Hong Kong bernama Lena Lin.

Kedua petenis putri tersebut sedang berada dalam tren positif setelah mencatatkan pencapaian terbaik pada April lalu. Gwen berhasil mencapai babak final di Vietnam sedangkan Yan sukses menembus perempat final turnamen di Tiongkok.

Turnamen junior bergengsi ini merupakan edisi kelima yang secara konsisten diselenggarakan oleh pihak manajemen DETEC. Penyelenggara berharap ajang ini mampu melahirkan bibit baru serta membantu petenis muda Indonesia bersaing di dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....