Balas Kekalahan dari Wakil Jepang, Alwi Melangkah ke Semifinal Singapore Open 2026

  • 30 Mei 2026 03:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • MS-QF: Alwi Farhan vs Kodai Naraoka (Jepang ) 21-12, 21-17
  • Pertandingan berlangsung selama 56 menit di Singapore Indoor Stadium, Jumat 29 Mei 2026
  • Kemenangan ini mengantarkan Alwi ke semifinal pertamanya di level Super 750

RRI.CO.ID, Jakarta – Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan mengamankan tempat di semifinal Singapore Open 2026. Ia mengalahkan wakil Jepang, Kodai Naraoka secara straight set pada babak perempatfinal.

Melansir laman BWF, pertandingan berlangsung selama 56 menit di Singapore Indoor Stadium, Jumat 29 Mei 2026. Alwi menang meyakinkan dengan skor akhir 21-12 dan 21-17.

Berdasarkan statistik, Alwi tampil impresif di gim pertama dengan berhasil mencetak lima poin secara beruntun hingga dua kali. Sementara pada gim kedua, permainan berlangsung ketat hingga kedudukan 16-16, namun tunggal Indonesia mampu merebut kemenangan.

Seusai pertandingan, Alwi Farhan menyampaikan rasa syukurnya dapat melangkah ke semifinal turnamen berlevel super 750 untuk pertama kalinya. “Alhamdulillah, senang banget pastinya bisa menang, membalas kekalahan dan ke semifinal pertama di Super 750,” ujarnya.

Alwi menjelaskan bahwa dirinya sempat terkejar di gim kedua, namun keandalannya dalam mengontrol kondisi menjadi kunci kemenangan untuknya. Ini juga, tambah Alwi, berkat pengalamannya yang mengajarkannya untuk bisa mengontrol kondisi penuh tekanan.

“Hari ini justru saya agak tertekan karena kemarin sudah mengalahkan unggulan pertama, pikirannya terbalik karena "oh, sudah ngalahin Shi Yu Qi harusnya bisa menang sama yang lainnya". Tapi saya mencoba mengontrol dan belajar dari pengalaman, ketika bermain bagus kemarin tidak menjamin hari ini bisa bermain bagus,” kata Alwi.

“Jadi takut antikilmaks juga tapi akhirnya saya bisa mengontrol, saya bisa memeluk keadaan walaupun sedikit struggle. It is what it is.

Menurut Alwi, di semifinal, ia akan mempelajari pertandingan-pertandingan sebelumnya sebagai bentuk persiapan. Fokusnya ialah, untuk tidak tertekan dan bisa fokus memikirkan poin per poin.

“Besok di semifinal saya akan melihat seperti pertandingan-pertandingan yang sudah saya lalui karena dari kemarin juga tidak gampang. Besok babak semifinal, tekanan pasti berbeda tapi yang pastinya saya akan memikirkan every point by point,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....