Casper Ruud Anggap Putri Barunya Sebagai Kunci Keberhasilan di Roma

  • 18 Mei 2026 12:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Roma - Casper Ruud harus mengubur mimpinya untuk meraih trofi juara di Internazionali BNL d’Italia 2026. Namun dibalik itu ia percaya masih memiliki senjata rahasia di sisinya pekan ini, yaitu putri barunya.

Petenis Norwegia itu menikmati penampilan terbaiknya di ATP Masters 1000 sejak memenangkan gelar pertamanya di level ini di Madrid tahun lalu. Namun di turnamen Roma kali ini ia gagal meraih juara setelah kalah dari unggulan pertama Jannik Sinner.

Berbicara selama penyerahan trofi, petenis berusia 27 tahun itu bercanda bahwa putrinya telah menjadi jimat keberuntungannya setelah bergabung dengannya di Italia untuk turnamen tersebut.

“Tahun ini merupakan tahun yang sangat baik bagi saya di luar lapangan. Saya dan tunangan saya dikaruniai seorang putri awal tahun ini. Kami membawanya ke Roma dan dia telah menjadi pembawa keberuntungan, dan saya akan membawanya lagi tahun depan dan kita lihat apakah kita bisa memenangkan turnamen ini,” kata Ruud.

Kembali ke lapangan, petenis Norwegia itu gagal meraih kemenangan head to head pertamanya melawan Sinner. Pemain peringkat satu dunia ATP ini adalah pria kedua setelah Novak Djokovic yang menyelesaikan Career Golden Masters, setelah memenangkan kesembilan gelar ATP Masters 1000.

Sinner saat ini mencatatkan rekor 34 kemenangan beruntun di level ini, setelah mengangkat enam trofi berturut-turut di Paris, Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, Madrid, dan Roma.

"Saya harus mengucapkan selamat kepada Jannik atas gelar pertamanya di sini. Apa yang Anda lakukan tahun ini sulit digambarkan dengan kata-kata. Sebagai seseorang yang juga bermain tenis di level tertinggi, menyadari apa yang Anda lakukan sulit untuk dijelaskan," kata Ruud

Ruud berada di final Masters 1000 keempatnya dan mengejar trofi level tur ke-15-nya. Petenis berusia 27 tahun itu menyelesaikan turnamen kali ini di peringkat 17 dunia ATP setelah keluar dari 20 besar awal bulan ini.

Ruud kembali ke Top 20 dan kemudian akan mengejar lebih banyak kesuksesan di lapangan tanah liat dalam beberapa pekan mendatang. Finalis Roland Garros dua kali ini hanya mencapai babak kedua di Paris tahun lalu dan sangat ingin melaju lebih jauh di ibu kota Prancis akhir bulan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....