Resmi Diluncurkan, Ini Wujud Maskot PORDA dan PEPARDA DIY 2027

  • 07 Apr 2026 20:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Kulon Progo – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menunjukkan komitmen dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY XVIII-2027 dan Pekan Paralimpik Daerah (PEPARDA) DIY V-2027. Bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kulon Progo, mereka meluncurkan maskot, jingle, dan logo.

Kegiatan tersebut digelar di Taman Budaya Kulon Progo, Selasa, 7 April 2026. Ketua KONI Kulon Progo Hamam Mutaqim menyampaikan peluncuran ini menjadi persiapan awal pihaknya sebagai tuan rumah pelaksanaan PORDA DIY 2027 dan PEPARDA DIY 2027. Dari sekian maskot yang muncul akhirnya terpilih sosok Bravo.

Bravo diambil dari burung Branjangan yang merupakan satwa asli Kulon Progo. Bravo merupakan kepanjangan dari Branjangan Victory Kulon Progo.

Maskot Bravo diambil dari burung Branjangan yang habitatnya banyak terdapat di wilayah Srikayangan, Sentolo. Filosofinya burung pejuang yang mampu bertahan hidup di waktu kemarau, perkasa, lincah dan cepat bergerak sesuai dengan semangat olahraga,” ucap Hamam Mutaqim.

Hamam menambahkan, selain peluncuran, juga dilakukan pencanangan Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) atlet Kulonprogo yang akan mengikuti PORDA DIY 2027. Serta peresmian orang tua asuh cabang olahraga (cabor) anggota KONI Kulon Progo.

Wakil Ketua Umum I KONI DIY Prof. Rumpis Agus Sudarko mengatakan maskot PORDA dan PEPARDA yang diluncurkan ini menjadi identitas dan simbol semangat pesta olahraga di DIY. Maskot ini diharapkan menjadi representasi karakter masyarakat DIY yang tangguh, ramah, berbudaya, dan semangat juang khususnya di bidang olahraga.

Bupati Kulonprogo R Agung Setyawan memastikan pihaknya memang mempersiapkan diri lebih awal sebagai tuan rumah yang baik. Dengan peluncuran maskot, logo, dan jingle diharapkan kegiatan tersebut bisa tersosialisasi ke masyarakat umum, khususnya warga Kulon Progo sebagai tuan rumah.

Terkait kesiapan fasilitas, Pemkab Kulon Progo menegaskan tidak akan ada pengadaan atau pembangunan venue baru yang memakan biaya besar. Fokus utama akan diarahkan pada revitalisasi dan renovasi fasilitas yang sudah ada agar tidak mengganggu anggaran infrastruktur bagi masyarakat umum.

"Kami tidak mau PORDA mengganggu anggaran infrastruktur masyarakat. Kelengkapan yang ada akan kami revitalisasi, seperti GOR di Wates dan Cangkring, Stadion Cangkring, serta lintasan atletik. Anggarannya murni untuk renovasi," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....