Timnas Hoki Lapangan Putra Hadapi Hong Kong pada Kualifikasi Asian Games 2026
- 01 Apr 2026 07:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Timnas Hoki Lapangan Putra Indonesia bersiap menghadapi Hong Kong pada laga perdana kualifikasi Asian Games 2026
- Pada laga uji coba Timnas Hoki Lapangan Putra Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Sri Lanka
- Pelatih tim Muhammad Dhaarma Raj, memastikan kondisi seluruh pemain dalam keadaan prima dan siap bertanding
- Target utama tim adalah meraih tiket menuju Asian Games 2026 di Nagoya
RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas hoki lapangan putra Indonesia bersiap menghadapi Hong Kong pada laga perdana kualifikasi Asian Games 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 2-10 April 2026.
Skuad Merah Putih telah tiba di Negeri Gajah Putih itu sejak Senin, 30 Maret 2026, untuk mematangkan persiapan. Mereka langsung menjalani latihan intensif serta uji coba guna mengukur kesiapan menghadapi turnamen resmi tersebut.
Pada laga uji coba yang berlangsung Selasa 31 Maret 2026, Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Sri Lanka. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasisebelum menjalani pertandingan penting di babak kualifikasi Asian Games.
Pelatih Timnas Hoki Indonesia, Muhammad Dhaarma Raj, memastikan kondisi seluruh pemain dalam keadaan prima dan siap bertanding. "Kondisi anak-anak sudah fit dan siap menghadapi kualifikasi Asian Games 2026," ucapnya, Rabu 1 April 2026.
Dhaarma menegaskan target utama tim adalah meraih tiket pekan olahraga terbesar Asia yang akan berlangsung di Jepang. “Target kami ingin meraih tiket ke Asian Games Nagoya 2026, untuk itu kami mohon dukungan masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Dhaarma juga menyoroti pentingnya laga perdana sebagai langkah awal tim di turnamen ini. “Mudah-mudahan kami bisa memenangkan laga perdana,” ucapnya menambahkan.
Laga menghadapi Hong Kong pada Kamis, 2 April 2026, menjadi ujian awal bagi Timnas Indonesia. Kemenangan pada pertandingan ini akan membuka peluang besar untuk melangkah lebih jauh di kualifikasi.
Persiapan tim dilakukan melalui pemusatan latihan nasional yang telah dimulai sejak Januari 2026. Seluruh program dijalankan dengan anggaran mandiri, termasuk rangkaian uji coba jelang turnamen.
Sekjen Federasi Hoki Indonesia (FHI), Yasser Arafat Suaidy, berharap dukungan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Kami berharap Kemenpora memberikan dukungan untuk tim hoki Indonesia pada even ini,” katanya.
Sementara itu, para pemain yang berasal dari institusi TNI dan Polri menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Mereka merasa bangga mendapat kesempatan membela Indonesia di ajang internasional tersebut.
Salah satunya Briptu Alam Fajar Kusuma, yang menilai dukungan tersebut menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik. "Terima kasih kepada Polri yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk tetap menjadi atlet," ucapnya.
Atlet hoki anggota Polri lainnya yaitu Briptu Andrea Guntara mengungkapkan hal yang sama dengan Alam. “Dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi kami untuk berprestasi,” ujarnya.
Sedangkan Letda CHK Nurul Maulana Yusuf menuturkan kesempatan tersebut sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. "Merupakan kehormatan bagi kami mendapat izin dari pimpinan TNI untuk memperkuat tim nasional," katanya.
Prajurit TNI lainnya, Letda Inf Fadli Muhamad, menegaskan komitmen Timnas Hoki Putra Indonesia menjaga disiplin dan sportivitas. “Sebagai prajurit TNI, kami bangga dapat membela Indonesia dan membawa nama institusi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....