Profil Alysa Liu, Perjalanannya menuju Emas Olimpiade

  • 24 Feb 2026 11:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Alysa Liu adalah figure skater Amerika Serikat yang jadi sorotan setelah meraih emas di Olimpiade Musim Dingin 2026. Ia membawa pulang dua medali emas, termasuk di nomor tim dan tunggal putri.

Alysa lahir pada 8 Agustus 2005 di Clovis, California, dan dibesarkan di Oakland serta Richmond, California. Ia sudah lama dikenal sebagai skater berbakat yang memecahkan banyak rekor sejak remaja, termasuk jadi juara nasional termuda AS.

Ia mulai menjajal dunia figure skating saat usianya 5 tahun. Berawal dari ayahnya, Arthur Liu yang terinspirasi dari skater Michelle Kwan dan Kristi Yamaguchi.

Arthur melihat Alysa yang punya kepribadian enerjik dan ceria, merasa figure skating akan cocok untuk anaknya. Alysa mulai belajar ice skating di level rekreatif hingga akhirnya mencoba ke level kompetitif.

Pada 2019, Alysa dikenal sebagai atlet Amerika Serikat termuda yang meraih kejuaraan, bahkan dikatakan masih terlalu muda untuk bersaing di level kejuaraan dunia junior. Ia mampu melakukan kombinasi teknik skating sulit seperti Landing Quad Lutz dalam kompetisi dan Triple Axel di usia 13 tahun.

Sampai akhirnya, Alysa bersama pelatihnya, Laura Lipetsky, berlatih sematang mungkin selama bertahun-tahun. Ia berhasil masuk ke kejuaraan dunia senior setelahnya.

Sebelum Olimpiade 2026, Alysa pernah mencatat kejuaraan di Olimpiade Beijing 2022. Pada saat itu, Alysa berhasil meraih medali perunggu, sebuah pencapaian fantastis untuk seusianya.

Sayangnya, seminggu kemudian Alysa memutuskan untuk pensiun dini di usia 16 tahun dari figure skating. Alysa mengatakan ingin fokus pada pendidikannya dan hidup seperti remaja pada umumnya.

Namun, Alysa terlihat kembali ke panggung es di Olimpiade Milano Cortina 2026. Menurut laporan, keinginan Alysa untuk bertanding di figure skating muncul kembali setelah ia mencoba ski saat berlibur.

Alysa akhirnya masuk ke dalam jajaran atlet figure skating Olimpiade 2026. Sebuah momen istimewa, kembalinya Alysa dibarengi dengan keberhasilannya menyabet medali emas.

Ia membawa kombinasi teknik seperti Triple Lutz-Triple Loop dan tujuh kali Triple Jump tanpa kesalahan. Eksekusinya yang bersih pantas mendapatkan nilai tertinggi di antara pesaing-pesaingnya dari negara lain.

Selain prestasi olahraga, juga dikenal karena gaya personal yang berani seperti rambut belang-belang dan tindik bibir. Penampilnnya yang unik menunjukkan karakter khas dari seorang Alysa Liu.

Selepas kemenangannya, Liu juga mengungkapkan rencana masa depan yang mencakup proyek kreatif dan menyeimbangkan kehidupan biasa dan kehidupan atletnya setelah Olimpiade.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....