Raih 101 Emas ASEAN Para Games 2025, Indonesia Lampaui Target
- 25 Jan 2026 00:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Nakhon Ratchasima - Kontingen Indonesia meraih 101 medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Pencapaian luar biasa tersebut sudah berhasil melampaui target awal sebanyak 82 medali emas untuk atlet.
Total perolehan medali sementara terdiri dari 101 emas dan 103 perak serta 92 medali perunggu. Data resmi tersebut tercatat hingga hari Sabtu, 24 Januari 2026 pada pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto mengapresiasi perjuangan seluruh atlet. Indonesia kini menempati posisi kedua klasemen sementara di bawah tuan rumah Thailand pada ajang tersebut.
"Alhamdulillah, dari target 82 emas, sampai saat ini kita sudah mendapatkan 101 emas. Jadi sudah jauh melampaui target," kata Rima.
Pelatih Para Atletik Indonesia Setiyo Budi Hartanto merasa lega dengan pencapaian para atlet pada ajang ini. Setiyo menjelaskan bahwa performa apik para atlet tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah dan NPC Indonesia.
"Awalnya agak pesimis karena nomor-nomor pertandingan disini agak gimana ya, oleh tuan rumah dibuat sulit lah. Kita banyak yang digabung (klasifikasi-nya), yang seharusnya dikombinasikan dengan nomor yang (klasifikasi-nya) setara, ini malah dikombinasikan dengan yang lebih tinggi satu tingkat," ucap Setiyo.
Cabang olahraga para atletik menjadi penyumbang medali terbanyak dengan koleksi 38 emas dan 37 perak. Cabang para renang mengikuti pada urutan kedua lewat raihan 22 emas serta 29 medali perak.
Tim para judo Indonesia tampil sangat gemilang dengan menyapu bersih tujuh medali emas yang tersedia. Cabang para angkat berat juga berhasil memenuhi target dengan mengumpulkan delapan medali emas bagi kontingen.
Tim para bulu tangkis mengoleksi lima emas dan berpeluang menambah medali pada hari Minggu nanti. Dua medali emas tambahan sudah pasti didapat karena terjadi pertandingan sesama atlet Indonesia pada final.
"Masih ada satu setengah hari lagi karena di tanggal 26 pagi, mungkin masih ada perlawanan. Kita berharap bisa menambah pundi-pundi emas lagi, sehingga posisi kedua ini sudah terkunci. Tidak mungkin dikejar lagi oleh tiga negara di bawah kita yang saling susul menyusul antara Malaysia, Filipina dan Vietnam," ujar Rima.
Posisi Indonesia sebagai peringkat kedua sulit dikejar oleh Malaysia yang baru mengoleksi 49 medali emas. Thailand kokoh pada puncak klasemen karena sudah mendapatkan 143 emas serta 135 medali perak sekarang.
Indonesia mengirimkan banyak atlet debutan sebagai upaya regenerasi menuju ajang Paralimpiade Los Angeles tahun 2028. Kontingen tetap berprestasi meskipun penyelenggara menghapus beberapa nomor pertandingan andalan yang menjadi kekuatan utama tim.
"Sekarang kita sudah memiliki fasilitas yang baru di Delingan, Karanganyar. Mempunyai lintasan atletik yang sudah bagus. Saya sendiri juga sudah menggunakan alat-alat yang lebih modern," ucap Setiyo.
Peluang menambah medali masih terbuka lebar karena ada sederet atlet yang akan bertanding pada babak final. Seluruh atlet diharapkan tetap menjaga kondisi fisik agar bisa tampil maksimal pada sisa waktu pertandingan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....