Presiden Tegaskan Kemampuan Negara Penuhi Kebutuhan Pangan Rakyat

  • 20 Jul 2026 19:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan rakyat merupakan indikator kesuksesan dan keberhasilan sebuah bangsa.
  • Presiden mengatakan bahwa kemerdekaan tidak akan bermakna apabila negara tidak mampu menjamin kebutuhan pangan masyarakat sebagai kebutuhan paling dasar.
  • Presiden menegaskan pemerintah akan tetap menjalankan berbagai program MBG, karena setiap warga memperoleh hak dasar, termasuk akses terhadap pangan yang cukup dan bergizi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan rakyat merupakan keberhasilan sebuah bangsa. Presiden mengatakan kemerdekaan tidak akan bermakna apabila negara tidak mampu menjamin kebutuhan pangan masyarakat.

"Apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya? Itu yang paling mendasar. Untuk apa kita merdeka, untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberi yang paling dasar dari sebuah peradaban," ujar Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.

Presiden mengatakan sepanjang sejarah peradaban manusia, tidak ada masyarakat yang mampu bertahan tanpa ketersediaan pangan. Karena itu, pemerintah terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga produksi dan ketahanan pangan nasional.

"Yang paling dasar adalah makan, pangan, yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun peradaban manusia, tidak ada masyarakat yang bertahan tanpa pangan. Punah, peradaban punah kalau tidak ada makan," kata Presiden.

Menurut Presiden, upaya mewujudkan ketahanan pangan harus didukung ketersediaan air dan lahan yang subur. Selain itu, lingkungan juga harus terjaga, dan dukungan kebijakan yang berpihak kepada petani.

"Kita bertanya sekarang, apakah harga pangan terkendali? Apakah pupuk tersedia untuk rakyat, untuk petani, dengan harga yang terjangkau?" ujar Presiden.

Kepala Negara juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Program tersebut, kata Presiden. merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Kita bertanya apakah anak-anak sekolah memperoleh makanan bergizi di sekolah? Saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan ibu-ibu hamil, orang-orang lansia, dianggap pemborosan," kata Presiden.

Presiden menegaskan pemerintah akan tetap menjalankan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat. Negara harus memastikan setiap warga memperoleh hak dasar, termasuk akses terhadap pangan yang cukup dan bergizi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....