Rencana Efisiensi Anggaran Pertahanan, DPR Minta Pemerintah Buat Inovasi

  • 18 Jul 2026 22:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono meminta pemerintah menciptakan inovasi untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI tanpa mengeluarkan biaya tambahan yang besar.
  • Inovasi yang diminta harus mampu mempertahankan kualitas kemampuan bertempur dan melayani personel TNI sambil tetap memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik.
  • Pernyataan tersebut merupakan respons terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan efisiensi anggaran di sektor pertahanan nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono meminta pemerintah untuk membuat inovasi untuk meneingkatkan kemampuan prajurit tanpa mengeluarkan biaya besar. Penegasan itu menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal efisiensi anggaran disektor pertahanan.

"Pemerintah bisa melakukan inovasi baru, gebrakan baru yang akan meningkatkan kemampuan tempur kita mengeluarkan dana banyak. Sehingga, kebutuhan masyarakat dipenuhi, pelayanan ditingkatkan tetapi kualitas kemampuan bertempur dan bertugas bagi personel TNI tidak tergerus," kata Dave Laksono, saat dihubungi RRI.CO.ID, Sabtu, 18 Juli 2026.

Politisi Partai Golkar tersebut meminta agar efisiensi anggaran, sejalan dengan kebutuhan pertahanan. Pemerintah harus memastikan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), kesejahteraan dan pendidikan serta kemampuan prajurit tidak terganggu.

"Efisiensi ini harus sejalan dengan kebutuhan pertahanan kita. Memastikan alat tempur kita, alutsista, pendidikan, kesejahteraan prajurit kita, kemampuan mereka bertugaa dimana mereka ditempatkan tidak terganggu," ujarnya.

Dave juga berharap agar penghematan anggaran benar-benar digunakan untuk sektoe kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan kebutuhan lainnya. "Rencana pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran dari sisi pertahanan untuk kesejahteraan masyarakat, harus diselasaikan," katanya menegaskan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan menghemat anggaran untuk menghilangkan kemiskinan di Tanah Air. Bahkan pemerintah membuka opsi untuk mengurangi anggaran pertahanan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden Prabowo pada acara panen raya TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat 17 Juli 2026. Presiden Prabowo mengatakan penghematan anggaran untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kita akan hemat anggaran kita, kita akan bikin efisien, bila perlu anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan. Rela TNI? Arela Polisi?, aku tanya TNI, rela ya, anggaran dikurangi rela?," kata Presiden Prabowo,Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Presiden Prabowo, pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Lebih lanjut Presiden Prabowo mengatakan jika bangsa Indonesia diusik negara lain, maka rakyat yang paling terdepan untuk melakukan perlawanan.

"Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat akan membela bangsa ini," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....