BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah
- 23 Jun 2026 07:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Ribuan Pengungsi Palestina di Suriah
- BAZNAS RI menyalurkan daging kurban bagi sekitar 6.700 pengungsi Palestina di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI menyalurkan daging kurban bagi sekitar 6.700 pengungsi Palestina di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah. Bantuan disalurkan melalui Program Kurban Berkah Palestina pada Iduladha 1447 Hijriah.
Adapun sebaran pendistribusiannya dilaksanakan di sejumlah kamp pengungsian yang berada di wilayah Hazano dan Sarmada. Di Hazano, bantuan disalurkan ke Kamp Qusaniyah, Shariaa, dan Qadisiyah.
Sementara di wilayah Sarmada, distribusi dilakukan di Kamp Sarmada dan Kamp Al-Omareen. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyebut program ini bentuk solidaritas Indonesia untuk Palestina.
“Melalui Program Kurban dan Sedekah Palestina, kami ingin memastikan amanah masyarakat Indonesia dapat sampai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kurban ini menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan dukungan moral bagi para pengungsi yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Sodik dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Sebanyak 200 ekor domba disembelih untuk program tersebut pada 27 hingga 29 Mei 2026. Distribusi menjangkau ribuan pengungsi Palestina yang bermukim di Suriah di wilayah Hazano dan Sarmada.
Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus selama proses distribusi bantuan. Pendampingan dinilai penting untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran
“Terima kasih dan penghargaan kepada KBRI Damaskus yang telah mendampingi serta membantu kelancaran distribusi Program Kurban Berkah Palestina. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat,” ujar Sodik.
Sementara itu, KBRI Damaskus menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS dan masyarakat Indonesia atas bantuan yang diberikan. Hal itu disampaikan Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) Bayu Arif Ramadhan
Bayu menjelaskan, program ini mendapat sambutan dan apresiasi yang sangat baik dari perwakilan pemerintah Suriah maupun pengungsi Palestina. Ia juga mengungkapkan, tim KBRI harus menempuh perjalanan panjang dari Damaskus menuju Idlib untuk mendampingi proses distribusi.
“Selain itu, turut disampaikan agar kiranya Pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat kembali memberikan berbagai bantuan kemanusiaan yang diperlukan di masa mendatang. Mengingat situasi sulit yang dihadapi oleh para pengungsi Palestina di Kamp Sarmada maupun kamp pengungsian lainnya,” ujar Bayu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....