Warganet Soroti Kejanggalan Syarat Utama Uji Nyali 'Annya Obake' di Rumah Bekasi

  • 06 Jun 2026 16:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Program uji nyali yang digelar komunitas Jepang Annya Obake di Bekasi menjadi sorotan setelah panitia mewajibkan peserta memiliki kondisi fisik yang kuat.
  • Warganet mempertanyakan kredibilitas dan keamanan kegiatan tersebut, serta mengingatkan masyarakat untuk melakukan verifikasi sebelum mengikuti program yang menawarkan imbalan.
  • Pesulap Marcel Radhival menilai lowongan tersebut mencurigakan, terutama karena peserta dilarang membawa telepon genggam maupun perangkat elektronik lainnya meski kegiatan disebut memiliki risiko berbahaya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komunitas horor asal Jepang, Annya Obake, merilis pengumuman mengenai program uji nyali di sebuah rumah di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Dalam pengumuman tersebut, panitia mencantumkan sejumlah persyaratan yang wajib dipatuhi peserta selama mengikuti kegiatan.

Pada umumnya, acara uji nyali dikemas sebagai hiburan yang mengangkat tema misteri dan supranatural. Namun, persyaratan yang ditetapkan panitia dalam program ini menjadi sorotan warganet di media sosial.

Pada awalnya, syarat yang ditetapkan dinilai tidak berbeda dengan kegiatan serupa pada umumnya. Akan tetapi, perhatian publik tertuju pada salah satu ketentuan yang mengharuskan peserta memiliki kondisi fisik yang kuat.

"Memiliki fisik yang kuat, artinya memiliki tubuh yang sehat. Fisik yang kuat untuk apa? Yang dikhawatirkan bukan unsur mistisnya, tetapi kredibilitas kegiatan tersebut," tulis akun X @alijavet1, Jumat, 5 Juni 2026.

Unggahan tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet yang mempertanyakan alasan di balik persyaratan tersebut. Belum lagi, acara-acara tersebut di sepenuhnya nyata, yang artinya ada keterlibatan rekayasa oleh panitia penyelenggara acara.

Sebagian pengguna media sosial menilai masyarakat perlu lebih berhati-hati dan melakukan verifikasi sebelum mengikuti program yang menawarkan imbalan. Terlebih, kegiatan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan peserta selama pelaksanaannya.

Sementara itu, Pesulap Marcel Radhival menyoroti sebuah lowongan kerja (loker) viral. Loker tersebut dibuka oleh komunitas horor asal Jepang, Annya Obake.

Ia mendapat informasi hal ini usai disinggung warganet. Pasalnya, Annya membuka loker mencari orang untuk uji nyali menginap di rumah angker di Bekasi.

Menurutnya, loker tersebut terbilang aneh karena mengarahkan orang untuk melakukan uji nyali di rumah angker yang dipilih oleh penyelenggara. "Ini sebenarnya aneh banget dan di sana ada peraturan yang menyebutkan ini ada risiko berbahaya," ucapnya.

Ia mengatakan, loker yang dibuka Annya sangat mencurigakan. Ia tidak habis pikir penerima tantangan sama sekali tidak membawa apa pun, termasuk handphone dan barang elektronik lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....