Mensesneg: Fundamental Ekonomi Nasional Masih dalam Kondisi Kuat

  • 06 Jun 2026 13:22 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat
  • Pemerintah mendorong penguatan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional
  • Program di sektor pangan, energi, perikanan, industrialisasi, dan hilirisasi terus dipercepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi kuat. Hal ini disampaikannya saat konferensi pers mengenai perkembangan ekonomi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

Prasetyo mengatakan koordinasi antarpemangku kepentingan ekonomi perlu terus diperkuat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga efektivitas kebijakan fiskal dan moneter.

“Saya kira ini sebuah gambaran sinyal yang memang kita harapkan. Terjadinya koordinasi yang erat, koordinasi yang intens di antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi,” kata Prasetyo.

Menurutnya, situasi ekonomi saat ini membutuhkan sinergi yang kuat antarotoritas. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat saling mendukung dan memperkuat satu sama lain.

Menurut Prasetyo, koordinasi kebijakan moneter dan fiskal menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional saat ini. “Kemarin dilaporkan bahwa angka-angka indikator menunjukkan bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita memang cukup kuat,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas ekonomi, pemerintah juga terus mendorong percepatan sektor ekonomi riil. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program prioritas yang telah dijalankan pemerintah.

“Terutama program-program di bidang pangan, program-program di bidang energi, kemudian program-program di bidang perikanan, termasuk industrialisasi dan hilirisasi,” ucap Prasetyo. Prasetyo berharap optimisme terhadap perekonomian nasional tetap terjaga ke depan.

Menurutnya, seluruh pihak perlu menjalankan tugas dan fungsi masing-masing secara maksimal. Ia juga berharap ekonomi Indonesia tetap kuat, terus tumbuh, dan nilai tukar rupiah kembali stabil sesuai harapan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....