Presiden Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai di DPR

  • 20 Mei 2026 22:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menyapa ribuan peserta aksi damai usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Senayan.
  • Massa aksi mendukung penguatan ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada petani, nelayan, pedagang pasar, dan UMKM.
  • Tani Merdeka Indonesia menilai arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan peserta aksi damai usai menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Momen tersebut langsung disambut antusias massa yang sejak pagi berkumpul di depan Gedung DPR RI.

Mengutip Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI) Presiden Prabowo melambaikan tangan kepada peserta aksi saat melintas di kawasan depan parlemen. Massa kemudian membalas sapaan Presiden sambil meneriakkan dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Aksi damai tersebut digelar Tani Merdeka Indonesia bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Sekitar 3.000 massa hadir terdiri dari petani, pedagang pasar, nelayan, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat.

Peserta aksi membawa berbagai spanduk dan menyampaikan aspirasi mengenai penguatan ekonomi kerakyatan. Massa berharap pembangunan ekonomi nasional memberi ruang lebih besar bagi masyarakat kecil untuk berkembang.

Suasana aksi berlangsung tertib dan kondusif sepanjang kegiatan berlangsung di kawasan parlemen. Kehadiran Presiden di tengah peserta aksi dinilai menjadi pemandangan yang jarang terjadi usai agenda kenegaraan.

Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan mengatakan pembangunan ekonomi harus menghadirkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil. Menurutnya, petani, nelayan, pedagang pasar, dan pelaku UMKM merupakan penopang utama ekonomi nasional.

“Bagi kami, ekonomi Indonesia tidak boleh hanya menguntungkan kelompok besar atau segelintir orang. Petani, pedagang pasar, nelayan, UMKM, dan masyarakat kecil harus mendapat perhatian dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Aiman.

Aiman menilai arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945. Ia menyebut pembangunan ekonomi harus dijalankan melalui prinsip kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial.

“Kami melihat arah ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945. Yaitu ekonomi yang dibangun dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial,” katanya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyuarakan dukungan terhadap langkah pemerintah melawan praktik monopoli dan kartel ekonomi. Menurut mereka, praktik tersebut merugikan petani dan pedagang pasar kecil.

Selain itu, peserta aksi mendorong penguatan koperasi dan ekonomi desa untuk memperluas akses modal masyarakat. Pemerintah juga diminta menjaga harga hasil pertanian serta memperkuat keberadaan pasar rakyat.

“Mendukung pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam ekonomi nasional. Kami memandang ekonomi kerakyatan mencerminkan pengamalan Pancasila,” ujar Aiman.

Aiman berharap pembangunan ekonomi nasional semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. “Kami percaya Indonesia bisa lebih kuat jika ekonomi dibangun dengan semangat kebersamaan dan keberpihakan kepada rakyat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....