Kerinci dan Merangin Prioritas Bulog Bangun Infrastruktur Pasca Panen
- 29 Apr 2026 20:55 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin resmi menandatangani dokumen hibah penyediaan infrastruktur pasca panen bersama Perum Bulog RI, dalam acara yang digelar di Aula Boekit Dizza Resort, Rabu 29 April 2026.
Penandatanganan ini menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur pertanian berupa gudang beras, penggilingan padi, heller jagung, hingga mesin pengolahan beras premium guna mendukung ketahanan pangan nasional.
Bupati Kerinci, Monadi, menyampaikan bahwa Kabupaten Kerinci sebagai salah satu sentra produksi pangan di Provinsi Jambi sangat membutuhkan gudang Bulog yang representatif. Menurutnya, rencana pembangunan sempat terkendala persoalan lahan dan anggaran, namun kini telah mendapatkan solusi melalui keputusan rapat paripurna DPRD Kerinci.

“Lahan yang akan digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Kerinci, yakni bekas BBI di Hiang dengan luas sekitar 1,5 hektare,” ujar Monadi.
Ia berharap, keberadaan gudang Bulog di Kerinci nantinya mampu menjaga stabilitas harga gabah dan komoditas pangan di tingkat petani maupun konsumen.
Sementara itu, Wakil Bupati Merangin, Abdul Khafidh, menyatakan Pemerintah Kabupaten Merangin menyambut baik rencana pengembangan gudang Bulog di daerahnya. Menurutnya, Merangin menjadi salah satu prioritas pengembangan Bulog karena memiliki potensi hasil pertanian yang besar.
“Merangin memiliki program satu kecamatan satu hektare tanaman jagung. Untuk lokasi pembangunan gudang Bulog direncanakan di Desa Tanjung Lamin dan telah ditinjau langsung oleh pihak Bulog,” kata Abdul Khafidh.

Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog RI, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, menegaskan bahwa Kabupaten Kerinci dan Merangin menjadi daerah prioritas pembangunan infrastruktur pasca panen pada tahun 2026.
Ia menjelaskan, penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Perum Bulog RI dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kabupaten Merangin.
“Sesuai arahan Presiden RI, pembangunan infrastruktur pasca panen seperti gudang beras, penggilingan padi, heller jagung, hingga mesin pengolahan beras premium harus dipercepat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Bulog juga akan melakukan kajian lanjutan untuk pembangunan fasilitas pengolahan beras premium di Kabupaten Kerinci dan gudang vertikal jagung di Kabupaten Merangin.
Menurut Sudarsono, pembangunan infrastruktur tersebut penting untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat daerah hingga nasional.
Acara ini dihadiri jajaran pejabat Perum Bulog RI, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kabupaten Merangin, unsur DPRD, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, serta para kepala OPD dan undangan lainnya.
Dengan dimulainya kerja sama ini, pemerintah berharap hasil produksi petani di Kerinci dan Merangin dapat terserap lebih optimal serta kesejahteraan petani semakin meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....